Bilal Hasan berhasil menarik perhatian publik saat ia melakukan debutnya di UFC. Petarung yang memiliki darah Indonesia ini langsung menunjukkan kemampuannya dengan meraih kemenangan KO di ronde kedua melawan Nilson Rojas dalam acara UFC Shanghai.
Kemenangan tersebut mengukuhkan Bilal sebagai salah satu petarung yang patut diperhitungkan di UFC. Meskipun demikian, petarung yang dikenal dengan julukan The IndoNinja ini menyadari bahwa perjalanan menuju perebutan sabuk juara masih akan memakan waktu dan usaha yang tidak sedikit.
Saat ini, Bilal belum masuk ke dalam jajaran 15 besar peringkat UFC untuk kelas terbang. Oleh karena itu, ia perlu melalui beberapa pertarungan lagi sebelum bisa mendapatkan kesempatan untuk menantang juara.
Bilal juga sudah memiliki gambaran jelas mengenai langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencapai impiannya tersebut. Ia memperkirakan bahwa sekitar tujuh pertarungan akan menjadi jalur yang harus dilaluinya agar bisa berkompetisi memperebutkan sabuk juara kelas terbang.
“Saya mungkin ingin menghadapi dua atau tiga petarung yang berada di luar peringkat 15 besar. Setelah itu, saya berencana untuk bertarung melawan tiga petarung di dalam peringkat 15 besar, dan pertarungan keempat saya akan menjadi perebutan gelar,” ungkap Bilal Hasan dalam wawancara di kanal YouTube Jaiden Cable.
“Dari situ, saya memperkirakan akan memerlukan tujuh pertarungan,” tambahnya.
Dengan pernyataan tersebut, Bilal menunjukkan bahwa ia tidak ingin terburu-buru dalam mengejar sabuk juara. Ia memilih untuk membangun peringkat dan reputasinya secara bertahap melalui pertarungan melawan lawan-lawan yang lebih berkualitas.
Saat ini, sabuk juara kelas terbang UFC dipegang oleh Joshua Van. Bilal pun ditanya mengenai kapan ia memperkirakan dapat bersaing untuk menantang petarung yang dijuluki The Fearless tersebut.
Bilal menyadari bahwa jalannya masih panjang. Terlebih, Van harus terlebih dahulu menghadapi Alexander Pantoja, yang merupakan petarung peringkat pertama di kelas terbang UFC.
“Saya tidak tahu. Dia (Van) harus mengalahkan Alexander Pantoja terlebih dahulu, dan Pantoja adalah lawan yang sangat tangguh,” jelas Bilal.
“Jadi, mungkin dalam satu setengah tahun lagi,” lanjutnya.
Dengan demikian, Bilal Hasan tidak hanya perlu meraih kemenangan demi kemenangan, tetapi juga harus berusaha membangun posisinya di antara elite kelas terbang UFC.
Debut yang mengesankan melawan Nilson Rojas menjadi langkah awal yang penting. Kini, The IndoNinja harus membuktikan bahwa kemenangan KO tersebut bukan hanya sebuah kebetulan, melainkan langkah awal dari perjalanan panjang menuju sabuk juara UFC.
➡️ Baca Juga: BGN Menyuspend 1.789 SPPG Karena Belum Mendaftar SLHS dan Tidak Memiliki IPAL
➡️ Baca Juga: Mobil China Termahal di Indonesia: Beberapa Model Mencapai Harga Rp1 Miliar
