Pengamat sepak bola, Ronny Pangemanan, yang akrab disapa Bung Ropan, menilai bahwa skuad Garuda masih memiliki sejumlah kelemahan, khususnya di lini tengah dan lini depan. Ia menyatakan bahwa federasi telah menyadari perlunya tambahan pemain di kedua sektor tersebut, namun kemungkinan besar proses naturalisasi pemain baru tidak akan selesai sebelum pelaksanaan turnamen FIFA Series yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 30 Maret 2026.
Ropan menyoroti bahwa belum ada sosok penyerang ideal yang dapat berduet dengan Ole Romeny. Ia mengungkapkan bahwa federasi tengah berusaha memperkuat tim dengan mendatangkan pemain diaspora yang saat ini berkarir di Eropa.
“PSSI sedang berupaya untuk menambah kekuatan di skuad Garuda kita. Ketika berbicara tentang penambahan amunisi, ini tentu berkaitan dengan pemain diaspora,” jelas Ropan dalam kanal YouTube pribadinya.
Lebih jauh, Ropan mengungkapkan bahwa ada dua pemain yang sedang menjadi target untuk proses naturalisasi. Namun, identitas keduanya masih belum diumumkan secara resmi oleh pihak federasi. Ia menjelaskan bahwa salah satu dari pemain tersebut sedang dalam proses agar dalam beberapa bulan ke depan dapat masuk ke DPR RI sebagai bagian dari tahapan administrasi naturalisasi.
“Jadi ada dua pemain yang sedang dalam proses naturalisasi. Nama-nama mereka masih dirahasiakan. Namun, salah satunya sedang diproses agar dalam waktu dekat bisa mendapatkan status yang diperlukan di DPR RI,” tambah Ropan.
Menurut pandangannya, fokus penambahan pemain baru akan diarahkan pada sektor lini tengah dan posisi striker. Kebutuhan di lini pertahanan dianggap tidak mendesak, mengingat jumlah pemain belakang yang masih mencukupi, terutama setelah kembalinya Elkan Baggott ke skuad Timnas Indonesia.
Selain mempertimbangkan kebutuhan taktis, Ropan juga menekankan pentingnya regenerasi dalam penambahan pemain di lini tengah. Ia mencatat bahwa ketidakhadiran Thom Haye pada FIFA Series kali ini, ditambah dengan fakta bahwa Joey Pelupessy telah mencapai usia 30 tahun, menunjukkan perlunya pembaruan dalam komposisi pemain di sektor tersebut.
Dengan semakin dekatnya jadwal FIFA Series, Ropan berpendapat bahwa sangat tidak mungkin proses naturalisasi pemain baru dapat diselesaikan tepat waktu. Pendapat ini sejalan dengan penjelasan dari Exco PSSI, Arya Sinulingga, yang menyatakan bahwa penambahan pemain naturalisasi dalam waktu dekat sulit untuk direalisasikan.
➡️ Baca Juga: AI Etis: Membangun Kecerdasan Buatan yang Bertanggung Jawab
➡️ Baca Juga: Istana Gelar Acara Peringatan Nuzulul Qur’an Hari Ini dengan Berbagai Kegiatan Menarik
