Keputusan yang mengejutkan datang dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang mencoret Dean James dari daftar final 23 pemain untuk ajang FIFA Series 2026. Keputusan ini tentu saja menimbulkan berbagai spekulasi dan pertanyaan di kalangan penggemar sepak bola tanah air.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada dalam kewenangan pelatih. Ia menjelaskan bahwa proses pemilihan pemain dilakukan secara bertahap, mulai dari daftar awal hingga penetapan skuad akhir.
Pada tahap awal, Timnas Indonesia mengundang 41 pemain untuk menjalani persiapan menjelang FIFA Series 2026. Dari jumlah tersebut, skuad kemudian dipangkas menjadi 24 nama, dan Dean James masih termasuk di dalamnya. Namun, saat penentuan akhir untuk 23 pemain, namanya tidak tercantum dalam daftar resmi.
Sumardji menambahkan bahwa keterbatasan jumlah pemain menjadi salah satu alasan utama di balik pencoretan tersebut. Setiap tim hanya diperbolehkan untuk mendaftarkan 23 pemain, sehingga pelatih harus membuat keputusan strategis untuk menentukan komposisi tim yang paling optimal.
Lantas, apa yang menjadi alasan di balik pencoretan Dean James oleh John Herdman?
Terkait dengan hal ini, Direktur Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop, mengungkapkan bahwa James sedang mengalami masalah kesehatan.
Informasi ini dilaporkan oleh media Belanda, De Stentor, yang memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi Dean James.
“Diketahui bahwa James tidak melakukan perjalanan ke Indonesia untuk pertandingan persahabatan melawan Saint Kitts and Nevis pada hari Jumat,” tulis media tersebut, menjelaskan situasi yang dihadapi pemain tersebut.
“Direktur Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop, menambahkan bahwa James tidak dapat berangkat karena alasan kesehatan,” lanjut laporan tersebut.
Sebelum isu ini muncul, Dean James memang sedang menjadi sorotan di Belanda. Ia terlibat dalam polemik yang berkaitan dengan status kewarganegaraan dan izin bermainnya di kompetisi Eredivisie.
Klub NAC Breda bahkan mempertanyakan legalitas statusnya dalam sebuah pertandingan melawan Go Ahead Eagles yang berakhir dengan kekalahan telak 6-0.
NAC Breda merasa bahwa status paspor Indonesia yang dimiliki Dean James berpotensi memengaruhi izin kerjanya di Belanda. Mereka kemudian melaporkan kasus ini kepada otoritas sepak bola setempat agar ditindaklanjuti.
Meski laporan telah diajukan, pihak otoritas sepak bola profesional Belanda memastikan bahwa hasil pertandingan tersebut tidak akan diulang atau dibatalkan untuk saat ini. Namun, penyelidikan masih berlangsung dan belum ada kepastian kapan keputusan akhir akan diumumkan.
➡️ Baca Juga: Mitos dan Fakta Seputar Kuliner Indonesia
➡️ Baca Juga: Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Como 1907 Sampaikan Belasungkawa
