Lucinta Luna Berkomitmen untuk Kembali ke Kodratnya dalam Perjalanan Iman

Momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi salah satu pengalaman berkesan bagi Lucinta Luna. Tahun ini, ia merayakan Lebaran di Korea Selatan dan membagikan serangkaian aktivitasnya melalui media sosial, yang dengan cepat menarik perhatian banyak orang.

Dalam salah satu unggahan di Instagram, Lucinta Luna terlihat mengikuti salat Id berjamaah di sebuah masjid. Mari kita lihat lebih lanjut!

Penampilannya kali ini tampak jauh berbeda dari gaya glamornya yang biasa. Ia mengenakan busana muslim pria berupa baju koko berwarna abu-abu, dipadukan dengan sarung yang senada dan peci hitam. Tampilan tersebut terasa lebih sederhana dan mencerminkan suasana religius yang kental.

Lucinta juga membagikan momen transformasi penampilannya sebelum berangkat ke masjid. Rambut panjangnya ditata rapi ke belakang, sementara riasan wajahnya dibuat sangat minimalis, menunjukkan kesederhanaan yang jarang ia tampilkan.

Perubahan ini pun menarik perhatian, mengingat citranya yang selama ini dikenal dengan gaya feminin dan mencolok. Melalui unggahan tersebut, Lucinta Luna berbagi refleksi mengenai perjalanan spiritual yang sedang ia jalani.

“Pada momen Idul Fitri ini, untuk pertama kalinya saya berani menunaikan salat Id berjamaah di masjid Negeri Seberang, berdiri di barisan saf laki-laki. Ini adalah langkah kecil yang penuh makna dalam perjalanan iman saya,” tulisnya dalam keterangan yang diunggah pada 23 Maret 2026.

Ia juga mengungkapkan harapan agar pengalaman tersebut menjadi awal dari perubahan positif dalam hidupnya.

“Semoga dari sini aku bisa perlahan memperbaiki diri, menjalani ibadah dengan lebih baik, dan mengurangi rasa malu serta gengsi untuk kembali kepada fitrah yang telah Allah tetapkan sejak aku lahir,” tambahnya.

Lucinta juga menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan merayakan hari kemenangan tahun ini.

“Kita semua tahu bahwa Hari Raya Idul Fitri hanya datang setahun sekali. Semoga setiap kesempatan yang diberikan kepadaku menjadi awal yang lebih baik. Amin,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ia juga membagikan pesan reflektif yang menyentuh hati banyak orang.

“Bayangkan Allah SWT merasa senang dengan niat keberanianmu untuk datang beribadah di rumah-Nya,” tulisnya, menambahkan makna mendalam dari perayaan tersebut.

➡️ Baca Juga: Dampak Kurangnya Batasan Pribadi Terhadap Kesehatan Mental dalam Hubungan Sosial

➡️ Baca Juga: Fenomena Viswash Effect: Ketika Kursi 11A Jadi Rebutan di Pesawat

Exit mobile version