Pengakuan Ganda Nomor 1 Dunia Setelah Kekalahan dari Amri/Nita

Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah, berhasil menciptakan kejutan di semifinal Asian Games 2026. Mereka menyingkirkan pasangan peringkat satu dunia dari China, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping, dalam dua set langsung.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Aichi-Nagoya pada Senin, 28 September, Amri dan Nita menunjukkan performa mengesankan dengan skor akhir 21-12 dan 21-14, hanya dalam waktu 35 menit.

Kemenangan ini juga menandai berakhirnya dominasi Feng dan Huang atas Amri dan Nita, yang sebelumnya telah bertemu dalam lima kesempatan, di mana semua pertemuan dimenangkan oleh pasangan asal China tersebut.

Huang Dong Ping mengakui bahwa Amri dan Nita tampil jauh lebih baik dalam duel kali ini. Ia menyoroti bahwa kecepatan permainan menjadi salah satu faktor utama yang menyulitkan mereka dalam mengembangkan strategi bermain.

“Kami tampaknya tidak memiliki solusi dan terpaksa mengikuti ritme permainan lawan,” ungkap Huang saat diwawancarai oleh media.

Huang juga memberikan pujian pada Amri, meskipun memiliki tinggi badan yang tidak terlalu tinggi, ia memiliki kecepatan yang sangat baik.

“Jika kami tidak dapat mengimbanginya, maka menyerang akan sangat sulit bagi kami,” tambah Huang, yang sebelumnya meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 bersama pasangannya Wang Yi Lyu.

Amri dan Nita sebenarnya telah menunjukkan perlawanan yang kuat saat menghadapi Feng dan Huang di semifinal Kejuaraan Dunia 2026 pada bulan Agustus lalu.

Dalam pertandingan itu, mereka hampir menjungkalkan pasangan China sebelum akhirnya kalah dalam duel ketat yang berakhir dengan skor 22-20, 14-21, dan 20-22.

Kali ini, Amri dan Nita mampu mempertahankan permainan yang solid dari awal hingga akhir, memastikan mereka meraih kemenangan dalam dua set langsung.

Meskipun demikian, perjalanan Amri dan Nita belum sepenuhnya selesai. Mereka masih harus menghadapi satu pertandingan lagi untuk meraih medali emas Asian Games 2026.

Di partai final, mereka akan berhadapan dengan pasangan China lainnya, Jiang Zhen Bang dan Wei Ya Xin, yang merupakan unggulan kedua dalam kompetisi ini.

Jiang dan Wei memiliki gaya permainan yang berbeda. Wei Ya Xin, sebagai seorang pemain kidal, dan pasangan ini juga belum pernah berlaga melawan Amri dan Nita sebelumnya.

Amri dan Nita dituntut untuk kembali menunjukkan konsistensi dalam permainan mereka untuk menyelesaikan kejutan ini dengan medali emas di Asian Games 2026.

➡️ Baca Juga: BRI Alokasikan Rp25 Triliun untuk Memenuhi Kebutuhan Uang Tunai Nasabah Saat Lebaran 2026

➡️ Baca Juga: Kenapa AI dan Masa Depan Sangat Penting di Era Modern

Exit mobile version