Ratusan Kendaraan Curian di Sumsel Kembali ke Pemiliknya Secara Efisien

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menunjukkan bukti nyata komitmennya tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam pemulihan hak-hak warga yang menjadi korban kejahatan.
Komitmen tersebut terwujud melalui serah terima ratusan kendaraan bermotor hasil tindak kriminal yang dilakukan langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, pada Rabu, 8 April 2026.
Acara yang berlangsung di Mapolda Sumsel ini menghadirkan sebanyak 497 unit kendaraan bermotor, yang terdiri dari 10 unit mobil dan 487 unit sepeda motor, untuk dikembalikan kepada pemilik sahnya.
Kendaraan yang diserahkan merupakan bagian dari 1.715 unit barang bukti yang berhasil diamankan oleh Polda Sumsel, dari total 3.430 kasus pencurian kendaraan bermotor yang terungkap selama periode dari tahun 2024 hingga Maret 2026.
Sandi menekankan bahwa keberhasilan dalam mengungkap kasus ini tidak akan sempurna tanpa adanya proses pengembalian hak milik kepada para korban. Ini sejalan dengan prinsip restorative justice yang mendukung pemulihan keadaan bagi para korban.
“Mudah-mudahan, pengembalian kendaraan ini bisa memberikan sedikit penghiburan bagi masyarakat yang pernah kehilangan kendaraan bermotornya, sehingga duka yang mereka alami bisa sedikit terobati,” ungkap Sandi Nugroho di hadapan para jurnalis dan para pemilik kendaraan yang menerima kembali hak miliknya.
Meskipun institusinya telah mencatatkan prestasi dalam mengungkap ribuan kasus selama dua tahun terakhir, Polda Sumsel tidak berpuas diri. Dengan sikap rendah hati, ia menyatakan bahwa kepolisian akan terus berupaya memenuhi harapan dan rasa keadilan masyarakat.
“Kami menyadari bahwa tidak semua kasus dapat kami ungkap. Namun, percayalah bahwa kami akan terus berusaha sebaik mungkin bersama seluruh jajaran Polda dan Kapolres untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Bumi Sriwijaya,” tegasnya.
Melalui langkah pengembalian barang bukti ini, Polda Sumsel berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan publik. Selain itu, mereka juga ingin memotivasi seluruh jajaran kepolisian di Sumatera Selatan untuk bekerja secara presisi, profesional, dan responsif dalam upaya melindungi masyarakat.
➡️ Baca Juga: BGN Hentikan 47 SPPG Sementara Selama Ramadhan Akibat Masalah Menu MBG yang Berjamur dan Basi
➡️ Baca Juga: Mengelola Psikologi Investasi Saham untuk Menghindari FOMO dan Kepanikan yang Tidak Perlu




