Kolaborasi 20 Mahasiswa Jerman untuk Kembangkan Konsep Hijau di Kawasan Transmigrasi Rempang

Sebanyak 20 mahasiswa dari Technical University of Munich (TUM) di Jerman, bersama dengan akademisi dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, baru-baru ini terlibat dalam upaya untuk mengeksplorasi potensi serta tantangan yang ada di Kawasan Transmigrasi Barelang, Batam.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Summer Course 2026 yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah rancangan pengembangan kawasan yang menggabungkan perspektif internasional dengan kebutuhan yang dihadapi oleh masyarakat setempat.
Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Kementerian Transmigrasi, Harlina Sulistyorini, menjelaskan bahwa program ini diarahkan untuk menghasilkan desain pengembangan ruang berkelanjutan di kawasan Green Barelang.
Rancangan tersebut akan mencakup pengembangan kawasan transmigrasi Barelang dengan memperhatikan berbagai aspek, seperti ekonomi, sosial, infrastruktur, konektivitas, dan lingkungan.
“Teman-teman dari TUM akan berkolaborasi dalam melakukan eksplorasi dan analisis potensi Kawasan Transmigrasi Rempang. Output akhir dari program ini adalah desain konsep hijau yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas kawasan serta kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya dalam acara pembukaan Summer Course 2026 di Batam.
Selama kegiatan berlangsung, peserta akan melakukan pengamatan langsung terhadap berbagai kondisi di kawasan tersebut. Kajian yang dilakukan meliputi analisis potensi ekonomi, tata ruang, infrastruktur, serta aspek sosial dan lingkungan.
Peserta juga akan terlibat dalam dialog dengan masyarakat setempat untuk menggali kebutuhan mereka dan memahami tantangan yang dihadapi oleh warga.
Harlina menegaskan pentingnya pengembangan kawasan Barelang untuk memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakat lokal. Dia berharap bahwa pengembangan ini dapat memperluas peluang kerja dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada.
“Kawasan Rempang memang direncanakan untuk masyarakat lokal, sehingga mereka lebih diberdayakan dan mendapatkan lebih banyak kesempatan kerja, serta dapat memanfaatkan sumber daya alam di sekitar Rempang,” tambahnya.
Summer Course 2026 diinisiasi oleh Universitas Diponegoro (Undip) berkolaborasi dengan TUM, Kementerian Transmigrasi, dan BP Batam.
Kegiatan ini adalah bagian dari program Transmigrasi Patriot (Trans Patriot) yang bertujuan menghubungkan pembelajaran akademis dengan kebutuhan praktis di kawasan tersebut.
Proses pembelajaran dalam program ini melibatkan kegiatan di kelas, diskusi, observasi lapangan, serta interaksi langsung dengan masyarakat.
Kolaborasi ini juga melibatkan Tim Ekspedisi Patriot dari Institut Teknologi Bogor (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), IPB University, dan Universitas Indonesia (UI) yang sebelumnya telah melakukan kegiatan di Kawasan Barelang.
➡️ Baca Juga: Iran Tantangan Besar untuk Timnas Voli Putri Indonesia, Srikandi Harus Terapkan Satu Strategi Kunci
➡️ Baca Juga: Pesawat F-16 Melintas di Langit Jakarta, TNI AU Menyampaikan Penjelasan Resmi




