Garudayaksa Raih Kemenangan, Arema FC Takluk dan Rekor Tak Terkalahkan Berakhir

Garudayaksa FC akhirnya meraih kemenangan perdana mereka di Super League 2026/2027. Tim yang dikenal dengan julukan Garuda Muda ini berhasil bangkit setelah tertinggal lebih dulu dan menaklukkan Arema FC dengan skor 3-1 di Stadion Pakansari, Bogor pada Sabtu sore, 17 Oktober 2026.
Arema FC sempat mengejutkan pendukung tuan rumah dengan mencetak gol cepat melalui Matheus Blade pada menit kelima. Namun, Garudayaksa menunjukkan ketangguhannya dan berhasil membalikkan keadaan berkat gol-gol dari Brian Rubio (34′), Jayro Jean (37′), dan Carlos Iury (70′).
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Garudayaksa di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia untuk musim ini. Tambahan tiga poin ini membawa mereka naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara dengan total koleksi lima poin.
Di sisi lain, Arema FC harus menelan kekalahan perdana mereka di Super League 2026/2027. Tim yang dijuluki Singo Edan ini kini tertahan di posisi ke-10 dengan enam poin di klasemen.
Arema FC langsung memanfaatkan situasi bola mati di awal pertandingan. Berawal dari sepak pojok yang diambil oleh Marcos Vinicius, Matheus Blade berhasil memenangkan duel udara dan menanduk bola ke arah gawang yang dijaga oleh Dominik Holec pada menit kelima.
Gol tersebut membuat Arema unggul 1-0 dan memberikan tekanan tambahan kepada Garudayaksa yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Merespons situasi tersebut, Garudayaksa meningkatkan intensitas serangan. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-34.
Jayro Jean menjadi sosok kunci dalam gol penyama kedudukan. Ia berhasil melewati pertahanan Arema sebelum memberikan umpan ke tengah kotak penalti. Kiper Adi Satryo sempat menepis bola, tetapi Brian Rubio cepat menyambar bola yang memantul untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Momentum tersebut dimanfaatkan oleh Garudayaksa untuk membalikkan keadaan. Hanya tiga menit setelah gol penyama, Jayro Jean melakukan penetrasi dari sisi kiri, memotong ke dalam, dan melepaskan tembakan akurat yang tidak dapat dihentikan oleh Adi Satryo.
Dengan gol tersebut, Garudayaksa berbalik unggul 2-1, dan skor ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Arema berusaha untuk mengejar ketertinggalan. Pelatih Garudayaksa, Milos Joksic, melakukan beberapa pergantian pemain, termasuk menarik keluar Jayro Jean dan memasukkan Carlos Iury.
Kedua tim menciptakan beberapa peluang di babak kedua, namun belum ada gol tambahan yang tercipta hingga pertandingan memasuki menit ke-70.
➡️ Baca Juga: Anindya Bakrie Ajak Tim Renang Indonesia Akhiri Paceklik Medali 36 Tahun di Asian Games 2026
➡️ Baca Juga: Iran Tegaskan Perang Berlanjut Sebagai Respons Ancaman Trump Terhadap AS




