happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
berita

Jenazah Kru Kapal Hilang Kontak dan Jurnalis Ditemukan, Ini Kronologi Lengkap dari Polda Banten

Polda Banten telah merilis rincian mengenai hilangnya lima jurnalis dan tiga anggota kru Kapal Arupadatu 1 di perairan Selat Sunda. Kejadian tersebut terjadi ketika mereka berangkat untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin, 7 September 2026.

Menurut Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, rombongan tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka menuju lokasi erupsi untuk melakukan peliputan yang diharapkan dapat memberikan informasi terkini kepada masyarakat.

Hengki menjelaskan, “Pada tanggal 7, terdapat delapan orang yang berangkat, di mana lima di antaranya adalah jurnalis, sedangkan tiga lainnya terdiri dari Bapak Warta sebagai kapten kapal, Bapak Heryanto selaku pemandu, dan Surakman sebagai ABK.” Penjelasan ini disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung pada Rabu, 23 September 2026.

Pada hari yang sama, keluarga dari anggota rombongan melaporkan bahwa mereka tidak kembali setelah izin untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Laporan tersebut diterima oleh Satpolair Polres Pandeglang pada Selasa, 8 September 2026, sekitar pukul 13.55 WIB. Bayu, seorang jurnalis dari Antara Banten, melaporkan bahwa lima rekan jurnalis dan tiga kru Kapal Arupadatu 1 yang berangkat dari Dermaga Pagedongan telah hilang kontak.

Setelah pencarian dilakukan selama sepuluh hari, kedelapan orang yang hilang belum ditemukan. Namun, pada hari kelima pencarian, informasi baru muncul dari Bengkulu yang menyatakan bahwa telah ditemukan seorang jenazah di Pulau Enggano pada Sabtu, 12 September 2026.

Jenazah tersebut memiliki ciri-ciri seperti mengenakan celana pendek hitam, dengan tinggi sekitar 163 cm dan diperkirakan berusia sekitar 50 tahun.

“Oleh karena itu, kami dari Biddokkes Polda Banten, bersama dengan saya selaku Kapolda, berkoordinasi dengan Kapolda Bengkulu untuk menangani penemuan jenazah tersebut di Pulau Enggano, Bengkulu Utara. Jenazah tersebut kemudian diamankan dan diangkut dengan pesawat Cessna menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu,” ungkap Hengki.

Selanjutnya, dalam upaya untuk mengidentifikasi jenazah tersebut, Biddokkes Polda Banten mengirimkan data antemortem dan postmortem dari keluarga yang hilang.

“Dari delapan keluarga yang melaporkan anggota mereka hilang, satu jenazah Mr. X yang telah ditemukan telah diperiksa oleh Pusdokkes Polri, khususnya oleh Kepala Bidang Laboratorium DNA Pusdokkes Polri,” tambah Hengki.

Dengan kejadian ini, upaya pencarian dan penanganan terhadap kasus hilangnya jurnalis dan kru kapal menjadi fokus utama bagi pihak berwenang. Masyarakat berharap agar seluruh pihak terkait dapat bekerja sama untuk menemukan informasi lebih lanjut mengenai keberadaan jurnalis dan kru yang hilang, serta mengungkap penyebab pasti dari kejadian ini.

Kesedihan menyelimuti keluarga dan rekan-rekan dari jurnalis dan kru kapal yang hilang, dan harapan akan penemuan yang membahagiakan tetap ada di benak mereka. Polda Banten berkomitmen untuk terus melakukan pencarian dan memberikan update kepada publik mengenai perkembangan situasi ini.

Dari insiden ini, penting untuk dicatat bahwa peliputan aktivitas alam, meskipun sangat penting, tetap berisiko. Kegiatan seperti ini memerlukan persiapan yang matang dan perhatian terhadap keselamatan. Dengan adanya kejadian ini, diharapkan akan ada peningkatan kesadaran dan langkah-langkah pencegahan untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang.

Kehilangan jurnalis dan kru kapal bukan hanya sebuah berita duka, tetapi juga panggilan bagi seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli akan keselamatan dalam menjalankan tugasnya. Polda Banten dan pihak terkait lainnya diharapkan dapat memberikan dukungan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan, serta memastikan bahwa langkah-langkah yang tepat diambil untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.

➡️ Baca Juga: Jadwal Konser PRJ 2025: Ungu, Slank, Armada Siap Guncang Panggung Pesta Rakyat Terbesar di Indonesia

➡️ Baca Juga: Begini Cara Pakai HP Android sebagai Mikropon & Webcam Nirkabel untuk Meeting Zoom/Google Meet di Laptop

Related Articles

Back to top button