Arus Mudik Meningkat, Penerapan Skema One Way di Tol Cikampek hingga Pemalang

Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dalam upaya mengelola lonjakan kendaraan menuju arah timur, pihak berwenang telah menerapkan skema lalu lintas one way di ruas Tol Trans Jawa.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) berkomitmen mendukung penerapan skema one way lokal yang dimulai dari KM 70 di Ruas Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 263 di Ruas Tol Pejagan–Pemalang. Rekayasa lalu lintas ini mulai diberlakukan sejak pukul 15.18 WIB pada Selasa, 17 Maret 2026, berdasarkan keputusan dari Kepolisian.
Inisiatif ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Jasa Marga Group, Kepolisian, dan Kementerian Perhubungan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan, terutama saat periode puncak mudik.
JTT telah melakukan berbagai persiapan untuk mendukung implementasi rekayasa lalu lintas ini. Persiapan tersebut meliputi pemasangan rambu dan traffic cone, penempatan petugas di lokasi strategis, serta peningkatan kapasitas gerbang tol dengan menyiagakan gardu tambahan.
Selain itu, JTT juga melakukan koordinasi intensif dengan Kepolisian untuk pengaturan buka-tutup akses masuk tol. Mereka memastikan layanan darurat, seperti derek dan ambulans, serta patroli jalan tol siap siaga selama 24 jam.
Aspek lain yang tidak kalah penting adalah pengelolaan rest area. JTT menerapkan sistem buka-tutup secara situasional untuk mencegah penumpukan kendaraan di area istirahat.
Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, menyatakan bahwa semua persiapan ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan layanan terbaik selama masa mudik.
“JTT bersama para pemangku kepentingan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, termasuk dukungan terhadap penerapan rekayasa lalu lintas one way secara situasional. Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan dan kelancaran semua,” jelas Ria.
JTT juga mengingatkan pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum berangkat. Selain itu, penting untuk memeriksa kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik.
Pengguna jalan disarankan untuk memanfaatkan potongan tarif tol pada periode tertentu agar perjalanan lebih merata dan kepadatan lalu lintas dapat berkurang.
Untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time, masyarakat dapat menggunakan aplikasi Travoy atau menghubungi One Call Center Jasa Marga di nomor 133 untuk mendapatkan informasi terkini mengenai perjalanan di jalan tol.
➡️ Baca Juga: Rahasia Mode “Low Latency” di Bluetooth iOS 18: Main Game FPS Nggak Lag Seketika
➡️ Baca Juga: AI dan Masa Depan untuk Pemula: Apa yang Harus Diketahui




