Hansi Flick Menjelaskan Penyebab Barcelona Kalah dari Atletico di Liga Champions

Kekalahan 0-2 yang dialami Barcelona di tangan Atletico Madrid membuat posisi mereka di Liga Champions UEFA semakin terjepit. Namun, pelatih Hansi Flick tetap menunjukkan sikap optimis dan tidak berniat menyerah.
Bermain di stadion Camp Nou, Barcelona justru merasakan pahitnya hasil buruk. Kini, mereka dihadapkan pada tantangan yang berat, yakni wajib menang dengan selisih minimal dua gol saat bertandang ke markas Atletico, jika mereka ingin mempertahankan peluang untuk melangkah ke semifinal—sebuah misi yang jelas bukanlah hal yang mudah.
Meski demikian, Flick percaya bahwa timnya memiliki peluang untuk bangkit dan tidak pantas sepenuhnya dikalahkan dalam laga tersebut.
“Mereka berhasil mencetak dua gol dan menunjukkan kualitas permainan yang tinggi. Untuk gol pertama, kami seharusnya lebih solid dalam bertahan. Ketika kami mendapatkan kartu merah, situasi itu mengubah permainan dan kami kebobolan. Kami memang kalah, tetapi saya yakin kami memiliki banyak peluang yang bagus. Kami tidak akan menyerah dan saya percaya kami memiliki banyak opsi untuk melanjutkan,” ungkap Flick.
Flick juga mengungkapkan keprihatinannya mengenai beberapa keputusan wasit yang menurutnya merugikan tim, termasuk kartu merah yang diterima Pau Cubarsi.
“Tentang kartu merah untuk Cubarsí, saya tidak bisa memastikan. Itu bisa jadi kartu merah atau tidak. Saya tidak yakin apakah dia benar-benar menyentuh lawan. Bola ada di belakang mereka. Namun, saya tidak mengerti mengapa VAR tidak terlibat dalam situasi ketika mereka menyentuh bola dengan tangan di area penalti,” jelasnya.
Ia bahkan mempertanyakan secara tegas mengenai fungsi VAR dalam momen-momen krusial yang menentukan.
“Kesalahan mungkin wajar, tetapi dalam situasi seperti ini, pertanyaannya adalah kenapa kita memiliki VAR? Seharusnya itu penalti dan kartu kuning kedua, yang berarti otomatis menjadi kartu merah,” tegasnya.
Flick juga mencermati kecenderungan keputusan yang seolah menguntungkan Atletico.
“VAR nampaknya berpihak kepada Atletico. Wasitnya adalah orang Jerman. Terima kasih Jerman. Saya tidak paham mengapa dalam situasi ketika kiper memulai permainan dan bek menghentikannya dengan tangan, itu tidak mendapatkan kartu kuning kedua dan juga penalti. Mari kita lihat apakah mereka bisa memberikan penjelasan kepada kami. Saya percaya kami sudah memberikan semua yang kami miliki dan sedikit kurang beruntung, tetapi kami harus fokus pada pertandingan berikutnya melawan Atletico. Kami tetap optimis dan akan berjuang,” ujar Flick.
Di sisi lain, Flick juga menjelaskan alasan di balik keputusan untuk mengganti Pedri pada jeda babak.
➡️ Baca Juga: Jelang TC Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dan Alex Pastoor Sudah Tiba di Bali
➡️ Baca Juga: Latihan Badminton untuk Meningkatkan Kontrol Nafas dan Stamina Pemain dengan Stabil




