PBSI Dukung SenengMinton 2026 untuk Mencetak Juara Dunia Badminton dari Kudus

Sebanyak 360 siswa dari berbagai sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) mengikuti MilkLife Festival SenengMinton 2026 yang berlangsung di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, pada tanggal 17-18 Oktober 2026. Acara ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkenalkan bulutangkis kepada anak-anak serta menumbuhkan minat mereka terhadap olahraga ini sejak usia dini.
Para peserta yang berasal dari kelas 1 hingga 3 SD dan MI di Kudus serta daerah sekitarnya berpartisipasi dalam berbagai perlombaan yang disajikan dengan cara yang interaktif dan menyenangkan. Festival ini merupakan hasil kolaborasi antara Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife, didukung sepenuhnya oleh Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah.
Kudus menjadi kota keempat yang menyelenggarakan MilkLife Festival SenengMinton 2026. Sebelumnya, acara serupa telah digelar di Purwokerto pada bulan April, di Magelang pada bulan September, dan di Solo pada bulan Oktober. Rangkaian festival ini akan dilanjutkan ke Semarang pada bulan Desember 2026.
Pemilihan kota-kota penyelenggaraan didasarkan pada potensi daerah yang dapat menghasilkan bibit-bibit pebulutangkis berbakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat lebih mengenal bulutangkis dan memiliki kesempatan untuk berkembang menuju jenjang pembinaan yang lebih serius di masa depan.
Ketua Umum PP PBSI, Fadil Imran, hadir dalam festival di Kudus dan memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Menurutnya, program semacam ini sangat mendukung proses regenerasi atlet serta menjaga kesinambungan prestasi bulutangkis di Indonesia.
“Dalam berbagai kesempatan, saya selalu menekankan bahwa kecintaan terhadap olahraga memerlukan proses yang panjang. Dimulai dari usia dini, saat anak-anak mengenal dan bermain bulutangkis, diharapkan timbul rasa cinta yang mendalam hingga mereka berkeinginan untuk menjadi atlet berprestasi. Ini adalah ekosistem yang perlu kita dukung dan kembangkan. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation yang telah menyelenggarakan festival ini, tidak hanya di Kudus, tetapi juga di empat kota lainnya. Saya berharap pengurus provinsi lainnya juga ikut memperkenalkan bulutangkis dengan cara serupa,” ungkap Fadil.
Yoppy Rosimin, selaku Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, menyatakan bahwa pengenalan bulutangkis dengan pendekatan yang menyenangkan adalah langkah awal yang penting dalam membangun fondasi calon atlet. Diharapkan anak-anak dapat menyukai olahraga ini terlebih dahulu sebelum memasuki tahap latihan yang lebih intens.
“Konsep utama dari SenengMinton adalah membuat anak-anak jatuh cinta pada bulutangkis terlebih dahulu. Setelah mereka menikmati permainan bulutangkis, secara bertahap mereka akan siap untuk menjalani latihan yang lebih lanjutan dan pada akhirnya meniti karier sebagai atlet. Saya berharap dalam sepuluh tahun ke depan, akan muncul kembali atlet-atlet berprestasi dari Kudus,” kata Yoppy.
➡️ Baca Juga: 48 Bandara Terpengaruh Kabut Asap Karhutla, 2.458 Penerbangan Terganggu hingga 2026
➡️ Baca Juga: Aturan Baru Ojol Diterapkan, Komdigi Siapkan Pedoman Tarif Pengantaran Makanan dan Barang




