Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
lifestyle

Bujukan Syekh Ahmad Al Misry Terkait Dugaan Pelecehan dan Tindakan Rasulullah kepada Ali bin Abi Thalib

Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Syekh Ahmad Al Misry semakin mengemuka. Terbaru, perhatian publik tertuju pada dugaan bujukan yang disampaikan pelaku kepada korban sebelum melakukan tindakan yang tidak etis, yang melibatkan penyebutan nama tokoh agama sebagai alat untuk mempengaruhi.

Ustaz Abi Makki, perwakilan korban, mengungkap bahwa pelaku diduga memanfaatkan narasi keagamaan untuk mendekati dan memengaruhi santri yang menjadi sasaran. Mari kita telusuri lebih lanjut mengenai isu ini.

Menurut Ustaz Abi Makki, pelaku diketahui berkata kepada korban, “Rasulullah pun melakukan hal ini kepada Ali bin Abi Thalib,” sambil menahan tangis saat mengutip tayangan video. Hal ini dinyatakan pada 17 April 2026.

Pernyataan tersebut, diungkapkan Abi Makki, menjadi salah satu yang paling sulit diterima oleh para korban yang mengalami tindakan tersebut.

“Ucapan itu membuat kami merasa sangat tidak bisa menerimanya,” tambahnya.

Diketahui bahwa para korban adalah santri laki-laki yang telah memiliki hafalan Alquran, dengan minimum hafalan 10 juz. Mereka awalnya dijanjikan dengan tawaran pendidikan ke luar negeri yang terlihat menjanjikan.

“Disampaikan kepada mereka, mau tidak belajar di Mesir? Sebagai santri, tentu saja harapannya ingin belajar di Timur Tengah. Terlebih lagi, jika berhasil mendapatkan sanad hafiz Quran yang langsung kepada Rasulullah, itu adalah suatu kebanggaan,” jelas Ustaz Abi Makki.

Namun, harapan akan pendidikan yang lebih baik tersebut berbalik menjadi keterkejutan ketika dugaan pelecehan mulai terungkap.

“Ketika kejadian itu terjadi, kami sangat terkejut. Kenapa seorang yang menjadi panutan bisa melakukan tindakan seperti ini?” ungkap Abi Makki dengan penuh keprihatinan.

Tak hanya satu jenis narasi, pelaku juga disebutkan memberikan pembenaran lain saat mengajak korban untuk melakukan hal-hal yang tidak senonoh, termasuk ketika memperlihatkan tayangan yang tidak pantas.

“Ada beberapa korban yang diajak menonton tayangan yang tidak baik. Setelah itu, mereka bertanya, ‘Kenapa nonton ini?’ dan pelaku menjawab, ‘Jika Imam Syafi’i ada, dia juga pasti menontonnya.’ Ini sangat mengerikan dan sama sekali tidak bisa diterima,” ujar Ustaz Abi Makki dengan nada tegas.

Meskipun kasus ini dilaporkan sudah terjadi sejak tahun 2017 dan sempat ditangani secara internal, fakta bahwa dugaan tindakan tersebut kembali terungkap menimbulkan kekhawatiran baru di kalangan masyarakat.

➡️ Baca Juga: Kapolsek Leihitu Maluku Iptu La Ode Terbukti Positif Narkoba, Berpotensi Dicopot dari Jabatan

➡️ Baca Juga: Jadwal Semifinal Swiss Open 2026: Alwi Farhan Hadapi Unggulan 1 dari China

Related Articles

Back to top button