3201

Kpkgg

Mahjong ways kembali mendominasi pencarian

Perkembangan slot online dan inovasi teknologi yang mempengaruhi industri game digital

Studi perkembangan kolaborasi dan ide mendorong mahjong ways

Mahjong ways membuka perspektif analitis baru untuk mendorong perkembangan platform masa depan

Aksi damai pendemo mbg ternyata diselingi nobar buka freespin pragmatic

Riset slot online yang menganalisis aktivitas permainan caishen wins dan analisis permainan

Mahjong ways hadirkan bonus panda treasure yang sarat kejutan

Ketika baju atribut pendemo mbg basah keringat sambil tunggu scatter

Pola slot online praktis untuk performa lebih baik

Panduan pendemo mbg mengkaji lucky neko secara lebih sistematis

Algoritma cerdas game online untuk mengoptimalkan performa bermain

Mahjong ways 2 mendorong penerapan konsep infrastruktur digital yang lebih fleksibel

Mahjong ways 2 mendorong transformasi sistem berbasis teknologi dengan pendekatan efisien

Bongkar sistem gates of olympus cari celah petir emas pendemo mbg

Bongkar algoritma gates of olympus sensasional paling akurat mbg

Mahjong menciptakan landasan analitik yang mendorong perkembangan platform

Slot online bagikan bonus member eksklusif dengan beragam hadiah

Menguak gates of olympus petir merah sering mbg

Rumus menyusun pembagian modal slot online untuk beberapa sesi

depo 10k depo 10k
berita

KPK Selidiki Dugaan Bupati Tulungagung Memeras Kepala Sekolah dan Camat

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki dugaan pemerasan yang dilakukan oleh Bupati Tulungagung nonaktif, Gatut Sunu Wibowo, terhadap sejumlah kepala sekolah dan camat di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan adanya indikasi bahwa bupati tersebut menetapkan “label harga” untuk jabatan-jabatan di lingkungan pendidikan dan pemerintahan daerah. “Kami sedang mendalami lebih lanjut terkait dugaan pemerasan ini, yang melibatkan pihak-pihak di sekolah dan kecamatan,” ungkap Budi saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta.

Dalam proses penyidikan ini, KPK sangat mengharapkan adanya partisipasi aktif dari masyarakat.

“Kami memerlukan dukungan dari publik untuk membantu kami dalam mengungkap kasus ini,” jelas Budi.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung pada tanggal 10 April 2026.

Dari operasi tersebut, KPK berhasil menangkap 18 orang, termasuk Gatut Sunu Wibowo serta Jatmiko Dwijo Saputro, yang merupakan adiknya dan juga anggota DPRD Tulungagung.

Setelah penangkapan, pada 11 April 2026, KPK membawa Gatut Sunu Wibowo dan adiknya, bersama 11 orang lainnya, ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pada hari yang sama, KPK secara resmi mengumumkan status tersangka bagi Gatut Sunu Wibowo (GSW) dan Dwi Yoga Ambal (YOG), ajudannya, terkait dugaan pemerasan dan penerimaan uang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk tahun anggaran 2025-2026.

KPK menduga bahwa Gatut Sunu melakukan pemerasan terhadap perangkat daerah di Pemkab Tulungagung dengan menggunakan modus berupa surat pernyataan pengunduran diri yang telah ditandatangani dan diberi meterai, namun tanpa tanggal.

Melalui modus ini, diduga Gatut Sunu berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp2,7 miliar dari total target Rp5 miliar yang ditetapkan dari 16 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dalam lingkungan Pemkab Tulungagung.

➡️ Baca Juga: AMOLED vs LCD untuk HP: Mana yang Lebih Ramah Mata dan Efisien Baterai?.

➡️ Baca Juga: Jadwal Salat Hari Ini untuk Wilayah DKI Jakarta, Senin 2 Maret 2026

Related Articles

Back to top button