Agnez Mo Tegaskan Tidak Terjebak di Dubai Terkait Serangan Iran, Dalam Kondisi Baik

Kekhawatiran mengenai meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat telah menarik perhatian global, termasuk bagi masyarakat Indonesia yang memiliki kerabat atau teman di kawasan Timur Tengah.
Situasi ini semakin mengemuka setelah Iran dilaporkan melakukan serangan balasan terhadap sejumlah lokasi yang berhubungan dengan militer Amerika Serikat di berbagai negara, termasuk Dubai. Mari kita simak lebih lanjut.
Di tengah maraknya berita di media sosial, nama penyanyi asal Indonesia, Agnez Mo, turut menjadi sorotan publik.
Pelantun lagu “Matahariku” tersebut dikabarkan tengah berada di Dubai dan diklaim terjebak dalam situasi yang berbahaya akibat serangan yang berlangsung. Informasi ini dengan cepat menyebar, memunculkan kekhawatiran di kalangan penggemar serta orang-orang terdekatnya.
Menanggapi rumor yang beredar, Agnez Mo akhirnya memberikan penjelasan langsung melalui akun Instagramnya.
Agnez Mo menegaskan bahwa dirinya berada dalam keadaan aman dan tidak seperti yang diberitakan oleh sejumlah media.
“Jangan percaya berita yang menyatakan bahwa aku terjebak dalam situasi berlindung. Itu sama sekali tidak benar. Aku baik-baik saja,” ujar Agnez Mo dalam Instagram Stories yang diunggah pada Senin, 2 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa ia menerima banyak pesan langsung (DM) yang berisi pertanyaan dan kekhawatiran dari penggemar, keluarga, sahabat, serta tim penarinya yang merasa cemas setelah membaca berita-berita yang dianggap tidak akurat.
“Hai semuanya, aku telah menerima banyak DM dan pesan… terima kasih telah menanyakan kabarku. Aku aman. Aku tahu situasi mungkin terlihat tegang di internet, tetapi tolong jangan percaya semua yang kalian lihat di media,” tulis Agnez Mo.
Penyanyi yang kini merintis karier di industri hiburan Hollywood ini mengaku sebenarnya tidak biasa memberikan penjelasan mengenai isu pribadi.
Namun, karena tingginya tingkat kecemasan yang dirasakan oleh orang-orang terdekatnya, ia merasa penting untuk meluruskan informasi yang beredar.
“Kurasa aku perlu menyampaikan sedikit pernyataan di sini dan sebenarnya, aku biasanya tidak suka melakukan hal ini. Tetapi banyak teman dan penari-penariku, yang merupakan orang-orang terdekat dalam hidupku, mengirimi aku pesan yang sangat khawatir karena mereka membaca berita yang sama sekali tidak benar,” jelasnya.
➡️ Baca Juga: Aktivis Ungkap Kerusakan Lingkungan dari Industri E-commerce
➡️ Baca Juga: Harga Emas Mencetak Rekor Baru Akibat Konflik Iran dan AS-Israel Mendorong Permintaan Safe Haven

