AS-Israel Melancarkan Serangan Terhadap Lebih dari 2.000 Lokasi Strategis di Iran

Israel dan Amerika Serikat telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap lebih dari 2.000 lokasi strategis di seluruh Iran, sebuah operasi militer gabungan yang dimulai pada Sabtu dini hari. Data ini dilaporkan oleh The Wall Street Journal, mengacu pada informasi dari dua sumber yang memiliki pengetahuan mendalam mengenai misi tersebut.
Serangan ini dimulai pada pagi hari Sabtu dan melibatkan operasi udara yang berskala besar, menandai peningkatan ketegangan di kawasan tersebut.
Dari informasi yang tersedia, militer Israel mengungkapkan bahwa mereka telah meluncurkan ribuan amunisi dan melakukan lebih dari 700 misi penerbangan di wilayah Iran sejak awal agresi ini.
Berbagai target yang disasar dalam serangan ini mencakup tokoh-tokoh militer dan politik terkemuka, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta para komandan dari Korps Garda Revolusi Islam. Selain itu, serangan tersebut juga menargetkan sistem pertahanan udara, peluncur rudal balistik, fasilitas intelijen, dan pusat komando.
Seorang pejabat militer Israel menyatakan kepada media bahwa kolaborasi antara pasukan Israel dan AS berlangsung selama berbulan-bulan dalam menyusun daftar target yang komprehensif. Mereka menghabiskan ribuan jam untuk mengumpulkan intelijen dan merencanakan operasi ini dengan cermat.
Serangan gabungan yang diluncurkan pada akhir pekan itu dilaporkan telah menewaskan sejumlah pemimpin tinggi Iran, termasuk Ayatollah Ali Khamenei, yang merupakan salah satu tokoh paling berpengaruh di negara tersebut.
Sebagai reaksi terhadap serangan ini, Teheran meluncurkan serangkaian serangan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan Israel, aset-aset Amerika, serta negara-negara lain yang berada di kawasan Teluk.
Eskalasi ini merupakan kelanjutan dari serangan serupa yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran pada bulan Juni tahun lalu. Serangan tersebut telah memicu konflik selama 12 hari sebelum akhirnya gencatan senjata diumumkan.
➡️ Baca Juga: 20% kepala desa tak tamat SMP: program P3PD – Analisis
➡️ Baca Juga: Gerakan Sosial untuk Pengurangan Sampah Plastik



