Bandara Soekarno-Hatta Jamin Kondisi Terminal Tetap Baik Meski Terjadi Pembatalan Penerbangan ke Timur Tengah

Aktivitas penerbangan internasional dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju wilayah Timur Tengah mengalami gangguan akibat penutupan ruang udara di beberapa negara di kawasan tersebut. Hal ini tentunya berdampak pada kelancaran perjalanan bagi banyak penumpang yang telah merencanakan perjalanan ke destinasi tersebut.
PT Angkasa Pura Indonesia, selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta, telah mengonfirmasi bahwa sejumlah penerbangan yang berangkat dan tiba dari Timur Tengah mengalami pembatalan serta penundaan keberangkatan. Situasi ini menjadi perhatian serius mengingat pentingnya komunikasi kepada penumpang.
Aziz Fahmi Harahap, Pejabat Sementara Asisten Deputi Komunikasi dan Hukum di Bandara Soekarno-Hatta, menjelaskan bahwa beberapa penerbangan yang terkena dampak antara lain adalah Etihad Airways rute Abu Dhabi, Qatar Airways rute Doha, Emirates tujuan Dubai, serta Garuda Indonesia rute Doha. Dampak ini tentu memengaruhi banyak penumpang yang telah mempersiapkan perjalanan mereka.
Maskapai penerbangan yang terdampak oleh penutupan ini mencakup:
– Etihad Airways (EY472) tujuan Abu Dhabi
– Qatar Airways (QR954) tujuan Doha
– Qatar Airways (QR957) tujuan Doha
– Emirates (EK357) tujuan Dubai
– Garuda Indonesia (GA900) tujuan Doha
Selanjutnya, penerbangan lainnya juga mengalami pembatalan. Misalnya, Etihad Airways dengan rute EY475 yang seharusnya menuju Abu Dhabi dan EY473 yang juga bertujuan ke Abu Dhabi terpaksa dibatalkan. Di sisi lain, penerbangan Qatar Airways juga mendapatkan dampak yang sama dengan kedua rute ke Doha.
Aziz menambahkan bahwa untuk penerbangan yang datang, tercatat penerbangan Etihad Airways EY 472 dari Abu Dhabi ke Jakarta dan Qatar Airways QR 954 dari Doha ke Jakarta juga berstatus dibatalkan. Hal ini tentu menjadi kekhawatiran bagi penumpang yang sudah menanti kedatangan mereka.
Dalam menghadapi situasi ini, pihak Bandara Soekarno-Hatta memastikan telah menjalankan prosedur yang sesuai untuk menangani penumpang yang terkena dampak pembatalan dan penundaan. Proses ini mencakup pembatalan dokumen perjalanan di area imigrasi serta koordinasi dengan maskapai untuk pengaturan ulang jadwal penerbangan dan akomodasi bagi penumpang.
Aziz juga menegaskan bahwa kondisi di terminal bandara tetap aman dan terkendali. Meskipun ada penerbangan yang dibatalkan, operasional penerbangan internasional lainnya di Bandara Soekarno-Hatta berjalan dengan normal dan tidak mengalami dampak yang berarti.
Dalam upaya menjaga kelancaran arus kedatangan dan keberangkatan, manajemen bandara berkomitmen untuk memastikan standar pelayanan tetap optimal bagi seluruh pengguna jasa. Ini merupakan langkah penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang yang berada di bandara.
Koordinasi yang intensif dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk maskapai penerbangan, otoritas bandara, serta instansi terkait lainnya. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan dinamika operasional yang mungkin terjadi dan memastikan bahwa standar keselamatan, keamanan, serta pelayanan tetap terjaga dengan baik.
Sebagai langkah proaktif, InJourney sebagai pengelola utama Bandara Soekarno-Hatta mengimbau kepada calon penumpang yang memiliki rencana perjalanan ke Timur Tengah untuk tetap memantau informasi terbaru mengenai penerbangan. Penumpang disarankan untuk mengakses informasi melalui kanal resmi dari masing-masing maskapai atau menghubungi layanan pelanggan untuk mendapatkan update terkini.
➡️ Baca Juga: Android 15 punya fitur AI yang bisa nulis pesan otomatis tapi lo gak tau lokasinya
➡️ Baca Juga: Kenapa AI dan Masa Depan Sangat Penting di Era Modern

