Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Kepala Dinas Meminjam dan Menggunakan Uang Pribadi untuk Memenuhi Permintaan Bupati Tulungagung

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa sejumlah pejabat di organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk kepala dinas di Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, terpaksa meminjam uang untuk memenuhi permintaan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (GSW).

“Beberapa OPD bahkan harus meminjam dana hingga menggunakan uang pribadi mereka,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada malam 11 April 2026.

Asep menjelaskan, situasi ini berpotensi menimbulkan efek berantai yang berbahaya, seperti praktik korupsi yang melibatkan pengaturan proyek atau penerimaan gratifikasi untuk memenuhi permintaan GSW.

“Ketika diminta melakukan sesuatu oleh GSW, tentu para kepala OPD akan berupaya mencarikan solusi. Jika tidak ada dana yang tersedia, kami khawatir mereka akan mengambilnya dari anggaran proyek lain, yang pada akhirnya merugikan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, dampak negatif akan dirasakan oleh masyarakat apabila kepala OPD, termasuk kepala dinas, mengambil uang dari proyek untuk memenuhi permintaan GSW, karena hal ini dapat mempengaruhi kualitas infrastruktur yang dibangun.

“Kenapa ini terjadi? Karena dana yang seharusnya dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur justru diambil, sehingga kualitas proyek menurun, dan yang paling dirugikan adalah masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya, KPK melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung, Jawa Timur, pada 10 April 2026.

Dalam operasi tersebut, KPK berhasil menangkap 18 orang, termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan adik kandungnya yang juga merupakan anggota DPRD Tulungagung, Jatmiko Dwijo Saputro.

Keesokan harinya, tepatnya pada 11 April 2026, KPK membawa Gatut Sunu Wibowo dan adiknya, bersama sebelas orang lainnya, ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan secara intensif.

Pada hari yang sama, KPK secara resmi mengumumkan penetapan Gatut Sunu Wibowo (GSW) dan Dwi Yoga Ambal (YOG) selaku ajudannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk tahun anggaran 2025-2026.

➡️ Baca Juga: Hidayat Nur Wahid Mengungkap Asal Usul Halal bi Halal yang Dipopulerkan Muhammadiyah

➡️ Baca Juga: Gadget Terbaru untuk Mendukung Aktivitas Online dengan Sistem yang Lebih Stabil dan Efisien

Related Articles

Back to top button