IRGC Iran Konfirmasi Tembak Jatuh Pesawat AS yang Mencari Pilot F-15

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah mengonfirmasi bahwa mereka berhasil mencegat dan menembak jatuh sebuah pesawat milik Amerika Serikat di selatan Isfahan. Pesawat tersebut dilaporkan sedang dalam misi pencarian terhadap pilot dari jet tempur F-15E. Informasi mengenai penembakan ini pertama kali disampaikan oleh stasiun televisi Press TV, yang mengabarkan bahwa pesawat tersebut telah dihancurkan.
Dalam laporan selanjutnya, stasiun televisi tersebut juga mengutip pernyataan dari angkatan pertahanan udara Iran yang menegaskan bahwa mereka berhasil mencegat dan menghancurkan pesawat tak berawak Hermes-900 yang dimiliki oleh Israel. Hal ini menunjukkan ketegangan yang terus meningkat antara Iran dan negara-negara Barat, khususnya Israel dan Amerika Serikat.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan pada Sabtu malam bahwa pesawat F-15E yang dilaporkan jatuh di wilayah Iran telah berhasil diselamatkan dan dalam kondisi aman. Ia menambahkan bahwa operasi penyelamatan tersebut melibatkan keterlibatan puluhan pesawat lain yang mendukung misi tersebut.
Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap berbagai target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut mengakibatkan kerusakan signifikan dan sejumlah korban jiwa di kalangan warga sipil, memicu respons keras dari pemerintah Iran.
Menurut laporan yang diterbitkan oleh Sputnik pada Minggu, 5 April 2026, Iran merespons serangan tersebut dengan menyerang sejumlah wilayah di Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat yang berada di Timur Tengah. Tindakan ini mencerminkan eskalasi ketegangan yang terus berlanjut antara kedua belah pihak.
Pada awalnya, Amerika Serikat dan Israel mengklaim bahwa serangan mereka bersifat “pencegahan” dan bertujuan untuk mengatasi ancaman yang mereka anggap berasal dari program nuklir Iran. Namun, seiring berjalannya waktu, kedua negara tersebut mulai menegaskan bahwa tujuan mereka adalah untuk melakukan perubahan rezim di Iran, yang semakin memperburuk situasi di kawasan.
➡️ Baca Juga: Ulasan Singkat Smartphone dengan Desain Elegan untuk Pengguna Profesional Modern
➡️ Baca Juga: Pegadaian Rayakan 125 Tahun Pengabdian dengan Memperkuat Layanan Digital Tring!




