pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
bisnis

Purbaya Mengungkap Isu Jual Beli Jabatan di Kemenkeu, Simak Fakta Terkininya

Jakarta – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, secara tegas menanggapi isu yang beredar mengenai praktik jual beli jabatan di Kementerian Keuangan.

Dalam sebuah acara pelantikan pejabat pimpinan tinggi di Kementerian Keuangan yang berlangsung di Jakarta pada hari Kamis lalu, Purbaya menyoroti sebuah rumor yang menyebutkan bahwa dirinya menawarkan harga sebesar Rp 100 miliar untuk posisi tertentu.

“Saya tidak mengerti dari mana asal informasi ini. Namun, ini hanyalah rumor belaka. Pengisian jabatan di Kementerian Keuangan benar-benar dilakukan secara profesional,” jelas Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada 10 September 2026.

Purbaya juga menjelaskan bahwa proses pengisian jabatan di Kemenkeu bukanlah keputusan yang diambilnya sendiri. Prosedur ini melibatkan rekomendasi dari Sekretaris Jenderal Kemenkeu dan pejabat eselon yang berwenang atas pegawai yang bersangkutan.

Rekomendasi tersebut bertujuan untuk menilai kelayakan pegawai dalam menjalankan tugas pada jabatan yang akan diemban. Purbaya menegaskan bahwa setiap jabatan di Kemenkeu harus diemban dengan mengedepankan integritas yang tinggi.

Hal ini penting karena Kementerian Keuangan memegang tanggung jawab besar dalam pengelolaan keuangan negara, baik dalam hal penerimaan, pengeluaran, pembiayaan, maupun berbagai instrumen keuangan lainnya yang berdampak pada masyarakat dan dunia usaha.

“Dengan demikian, tidak ada toleransi terhadap pelanggaran integritas. Jabatan adalah sebuah amanah, bukan sekadar hak istimewa. Semakin tinggi sebuah jabatan, semakin besar pula tanggung jawab dan pengawasan yang harus dilakukan,” tegas Purbaya.

Dia juga mengingatkan para pegawai Kemenkeu untuk bekerja dengan profesional dan berorientasi pada hasil. Purbaya memiliki rencana untuk membentuk tim khusus yang akan memantau pelaksanaan berbagai kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan, agar semua kebijakan dapat berjalan dengan baik.

Purbaya meminta agar pegawai, terutama yang menduduki posisi strategis, membangun karakter kepemimpinan yang kuat serta memiliki rasa urgensi yang tinggi. Mengingat dinamika dunia yang terus berubah dengan cepat, Kemenkeu perlu beradaptasi dengan cepat pula.

“Kecepatan bukan berarti terburu-buru, tetapi perlu tetap berhati-hati, profesional, dan akuntabel,” imbuhnya.

➡️ Baca Juga: Pentingnya Watermark pada Produk AI untuk Melindungi Orang Tua dan Lansia dari Penipuan

➡️ Baca Juga: Ivan Gunawan Menolak Terlibat dalam Persoalan Ruben Onsu dan Sarwendah, Ini Bukan Urusannya

Related Articles

Back to top button