RSCM Umumkan Kondisi Andrie Yunus: Kerusakan Sel Punca Kornea Mencapai 40 Persen

Jakarta – RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) telah memberikan informasi terbaru mengenai keadaan Andrie Yunus, seorang aktivis KontraS yang menjadi korban penyiraman air keras. Dalam pernyataan resmi, RSCM mengonfirmasi bahwa Andrie Yunus mengalami luka bakar akibat paparan bahan kimia di area wajah dan beberapa bagian tubuh lainnya.
Dalam rilis pers yang diterima di Jakarta, Rabu, dijelaskan bahwa pada Senin, 16 Maret 2026, Andrie Yunus telah menjalani prosedur operasi yang bertujuan untuk membersihkan jaringan (debridement) guna mengangkat bagian kulit yang rusak akibat luka bakar.
Sebagian dari area yang terluka juga telah mendapatkan tindakan cangkok kulit, sebagai langkah untuk mempercepat proses penyembuhan yang diharapkan dapat membantu pemulihan kondisi pasien.
Saat ini, Andrie Yunus masih menjalani perawatan intensif untuk luka yang dideritanya. Proses perawatan tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi lebih lanjut mengenai kondisi dan kedalaman luka bakar, serta menentukan waktu yang tepat untuk melakukan cangkok kulit lanjutan, sesuai dengan perkembangan klinis yang terjadi.
RSCM juga menginformasikan bahwa pada area mata kanan Andrie Yunus, telah terdeteksi kerusakan sel punca kornea yang diperkirakan mencapai 40 persen.
“Sebagai bagian dari penanganan, tim medis telah melakukan pemasangan membran amnion serta memberikan terapi anti-inflamasi untuk melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan,” demikian keterangan yang disampaikan oleh pihak rumah sakit.
Kondisi terkini mata kanan pasien menunjukkan stabilitas, dengan peradangan yang menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Sel punca kornea juga mulai menunjukkan sinyal pemulihan, meskipun proses epitelisasi masih dalam tahap pemantauan lebih lanjut oleh tim medis.
Pihak rumah sakit menegaskan bahwa kondisi pasien terus dalam pengawasan tim medis yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu, serta mendapatkan perawatan yang komprehensif.
Pemantauan dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya infeksi sekunder dan memastikan bahwa proses penyembuhan berjalan dengan baik dan sesuai harapan.
“RSCM berkomitmen untuk terus memberikan penanganan medis yang optimal, profesional, dan berbasis keselamatan pasien. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada tim medis dalam menangani kasus ini,” jelas RSCM.
Sebelumnya, RSCM juga menyampaikan bahwa Andrie Yunus tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit pada hari Jumat, 13 Maret, sekitar pukul 12 malam, dengan keluhan luka bakar di area wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan, disertai gangguan penglihatan pada mata kanan.
➡️ Baca Juga: Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Travel
➡️ Baca Juga: Jelajahi Tempat Makan Cozy untuk Hangout di Miami




