Slot PGSoft memperkenalkan variasi tema dalam koleksi game modern

Perkembangan teknologi mahjong ways membentuk komunitas kreatif

Super scatter menampilkan elemen grafis berwarna dengan gaya yang dinamis

Gates of Olympus sajikan bagi-bagi bonus fortune golden festival dengan sensasi berkelas

Slot online dengan fitur sticky wild dan keunggulannya

Evolusi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi dinamika transformasi big data

depo 10k depo 10k
bisnis

AHY Mengungkapkan Kebutuhan Rp 1.200 Triliun untuk Membangun Jalur Kereta Api 14.000 Kilometer di Luar Jawa

Jakarta – Pemerintah telah memaparkan estimasi total biaya yang diperlukan untuk pembangunan jalur kereta api yang akan menghubungkan Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan bahwa diperlukan dana sekitar Rp1.200 triliun untuk membangun jalur kereta api yang panjangnya mencapai 14.000 kilometer.

“Jika kita mempertimbangkan penambahan jalur sepanjang 14.000 kilometer dalam beberapa tahun mendatang, biayanya diperkirakan sekitar Rp1.200 triliun, dengan target penyelesaian pada tahun 2045,” jelas AHY saat berkunjung ke Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu, 22 April 2026.

Dia menjelaskan bahwa proyek ini ditargetkan rampung pada tahun 2045. Oleh karena itu, total anggaran yang diperlukan setiap tahunnya berkisar antara Rp60 triliun hingga Rp65 triliun.

“Jika dibagi dalam periode 20 tahun, maka kita harus mempersiapkan sekitar Rp60 hingga Rp65 triliun setiap tahunnya untuk mencapai target dan menyusun roadmap yang telah ditetapkan,” tambah AHY.

AHY juga menekankan bahwa perkiraan ini belum merupakan angka final. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kondisi geografis di setiap daerah yang akan mempengaruhi total anggaran.

“Namun, perhitungan ini masih bersifat awal. Kita akan melakukan penyempurnaan lebih lanjut, karena pembangunan infrastruktur sangat tergantung pada kondisi geografis dari wilayah-wilayah yang akan dikembangkan,” ungkapnya.

“Setidaknya, angka ini merupakan estimasi awal yang bisa kami sampaikan sebagai bahan diskusi,” tutup AHY.

➡️ Baca Juga: Transformasi Kendaraan Komersial di Indonesia: Mengintegrasikan EV dan Kecerdasan Buatan

➡️ Baca Juga: Gadget Terbaru untuk Mendukung Aktivitas Online dengan Sistem yang Lebih Stabil dan Efisien

Related Articles

Back to top button