Ratu Felisha Semangat Eksplorasi Komedi Horor di Film Tiba-Tiba Setan

Aktris senior Ratu Felisha mengungkapkan rasa antusiasme yang tinggi saat diberi kesempatan untuk membintangi film komedi horor berjudul Tiba-Tiba Setan. Bagi Ratu, proyek ini merupakan pengalaman yang cukup berbeda dari kebiasaannya yang lebih sering terlibat dalam film horor dengan nuansa yang serius dan mencekam.
Keterlibatannya dalam genre komedi horor ini membuat Ratu merasa seolah menemukan dimensi baru dalam karier aktingnya. Ia bahkan menyebut pengalaman ini sebagai momen yang menggembirakan, karena bisa keluar dari zona nyaman yang selama ini melekat pada diri sebagai seorang aktris yang identik dengan film horor.
Film ini dijadwalkan untuk tayang perdana di bioskop Indonesia pada 16 April 2026. Mengusung kombinasi antara elemen horor dan komedi, film ini diharapkan dapat memberikan pengalaman menonton yang tidak hanya memicu ketegangan tetapi juga menawarkan hiburan dengan sentuhan humor yang segar.
Ratu Felisha menjelaskan bahwa ia terbiasa menjalani proses syuting film horor yang intens dan sering kali menuntut tekanan emosional yang tinggi. Namun, saat menerima tawaran untuk film komedi horor ini, suasana yang didapatnya justru jauh lebih santai dan menyenangkan, menghadirkan nuansa yang berbeda.
“Biasanya, syuting film horor terasa sangat serius dan penuh intensitas, tetapi ketika tiba-tiba mendapat kesempatan untuk bermain dalam komedi, rasanya lebih ringan, lebih bahagia. Saya sudah lama berharap bisa mencoba genre yang tidak horor,” ungkap Ratu saat konferensi pers di Jakarta pada Jumat, 10 April 2026.
Ia mengaku bahwa keinginan untuk menjajal genre yang lebih ringan sudah ada dalam dirinya sejak lama. Oleh karena itu, ketika tawaran film dengan unsur komedi datang, ia merasa sangat bersyukur dan bersemangat untuk menjalani proses syuting tersebut.
“Alhamdulillah, akhirnya dapat kesempatan ini. Oke Fel, kamu cek jadwal untuk komedi… horor. Meski tetap ada unsur horornya, untungnya komedinya mendominasi sekitar 80%, jadi saya sangat senang bisa mendapatkan sesuatu yang di luar kebiasaan saya,” tambahnya.
Dalam film ini, unsur komedi memang menjadi elemen yang dominan, sehingga menciptakan suasana syuting yang lebih santai dibandingkan dengan film horor murni. Meskipun tetap ada adegan yang menegangkan, keseimbangan antara elemen horor dan humor menjadi daya tarik utama yang membuat pengalaman akting para pemain terasa jauh lebih berbeda.
➡️ Baca Juga: Dua Ganda Putra Indonesia Berhasil Masuk Perempat Final Orleans Masters 2026
➡️ Baca Juga: Ratusan Kendaraan Curian di Sumsel Kembali ke Pemiliknya Secara Efisien




