Sinergi Vietnam Electricity dan Hydrogen Center Senayan Tingkatkan Inovasi Energi di Asia Tenggara

Jakarta – Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menegaskan pentingnya kolaborasi antarnegara sebagai penggerak utama dalam mempercepat transisi energi di kawasan Asia Tenggara. Salah satu fokus utama yang saat ini tengah dikembangkan adalah penggunaan bahan bakar hidrogen.
Bernadus menjelaskan bahwa PLN Indonesia Power berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi dalam transisi energi melalui pengembangan teknologi bersih, termasuk hidrogen. Kerja sama dengan mitra internasional, seperti Vietnam Electricity (EVN), merupakan langkah strategis untuk mempercepat pengadopsian inovasi, meningkatkan kapabilitas, dan memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem energi berkelanjutan di panggung global.
Sebagai bagian dari upaya pengembangan hidrogen, PLN Indonesia Power melalui Hydrogen Center Senayan baru-baru ini menerima kunjungan delegasi dari Vietnam Electricity. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program pertukaran dan pembelajaran antara EVN dan PLN Indonesia serta anak perusahaan dengan tema “Meningkatkan Efisiensi Pembangkit Listrik Tenaga Termal”. Momen ini menjadi peluang penting untuk memperkuat kerjasama regional, terutama dalam inovasi energi dan peningkatan efisiensi pembangkit listrik di Asia Tenggara.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah anggota delegasi EVN, termasuk Wakil Direktur Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Termal Phu My EVNGENCO3, Mr. Le Vu Trung, dan Wakil Direktur Pusat Layanan Operasi EVNGENCO3, Mr. Nguyen Xuan Hai, beserta tim terkait. Dari pihak PLN Group, hadir juga Wakil Presiden Pengembangan Bisnis Dekarbonisasi dan Manajemen Energi, Ricky Cahya Andrian, serta Manajer Engineering PLN Indonesia Power UBP Priok, Ary Rachmat.
Dalam konteks ini, Ricky Cahya Andrian menegaskan bahwa pengembangan hidrogen sangat penting bagi strategi PLN dalam mendukung tujuan dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan.
“PLN berkomitmen untuk mendorong pengembangan ekosistem hidrogen sebagai solusi energi masa depan yang bersih dan efisien, sekaligus membuka peluang untuk kolaborasi global guna mempercepat implementasinya di Indonesia,” tambah Ricky.
Dari sisi operasional, Ary Rachmat menyampaikan harapannya bahwa kunjungan ini dapat memperkuat pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara kedua perusahaan, sehingga dapat mempercepat inovasi yang dibutuhkan dalam sektor energi.
Inovasi energi di Asia Tenggara merupakan tantangan dan peluang yang harus dihadapi secara kolektif. Kerja sama antara perusahaan-perusahaan energi di kawasan ini menjadi kunci untuk mengatasi permasalahan lingkungan dan meningkatkan keberlanjutan sistem energi.
Melalui kolaborasi yang kuat dan berbasis pengetahuan, diharapkan pengembangan teknologi energi bersih, seperti hidrogen, dapat diakselerasi. Ini akan membawa dampak positif tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi negara-negara tetangga di Asia Tenggara yang berkomitmen pada transisi energi.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak dan upaya bersama, Asia Tenggara berpotensi untuk menjadi salah satu pelopor dalam inovasi energi di dunia. Melalui inisiatif seperti yang dilakukan oleh PLN Indonesia Power dan EVN, inovasi energi yang ramah lingkungan dapat direalisasikan lebih cepat.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi internasional dalam pengembangan teknologi energi bersih sangat penting untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada dan berbagi pengalaman, negara-negara di Asia Tenggara dapat menghadapi tantangan energi global dengan lebih efektif.
Melihat ke depan, sinergi antara berbagai pihak akan menjadi fondasi yang kuat bagi inovasi energi di kawasan ini. Diharapkan, program-program pertukaran dan kolaborasi serupa dapat terus dilakukan untuk memperkuat jaringan kerja sama dalam mencapai target-target energi yang berkelanjutan.
Inovasi energi di Asia Tenggara bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang membangun kemitraan yang saling menguntungkan. Dengan langkah nyata seperti yang diambil oleh PLN Indonesia Power dan EVN, masa depan energi di kawasan ini terlihat lebih cerah dan penuh harapan.
➡️ Baca Juga: Mitos dan Fakta Seputar Kuliner Indonesia
➡️ Baca Juga: Ginting Raih Tiga Kemenangan di Swiss Open 2026 Setelah Kalahkan Wakil Taiwan Wang Tzu Wei




