Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Menteri Perang AS: Iran Diprediksi Tidak Akan Bertahan Lama di Tengah Tekanan Global

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menyampaikan pendapatnya bahwa kekuatan Iran tidak akan mampu bertahan lebih lama dibandingkan kekuatan militer AS. Pernyataan tersebut muncul setelah Amerika Serikat memberikan sinyal untuk memperluas kampanye militernya, menyusul serangan terkoordinasi yang dilakukan bersama Israel sejak akhir pekan lalu.

Dalam konferensi pers yang dihadiri oleh Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Dan Caine, Hegseth menegaskan, “Saya berdiri di depan Anda hari ini dengan pesan yang jelas terkait Operasi Epic Fury. Amerika Serikat sedang melakukan serangan yang tegas, menghancurkan, dan tanpa ampun, di bawah arahan langsung Presiden Donald Trump.” Pernyataan ini diambil dari laporan yang dirilis pada Kamis, 5 Maret 2026.

Hegseth menegaskan bahwa meskipun serangan ini baru berlangsung beberapa hari, dampaknya terhadap kemampuan musuh sudah terlihat signifikan.

“Mereka sudah dalam kondisi terdesak, dan mereka menyadarinya… kami baru saja memulai upaya untuk memburu, melumpuhkan, melemahkan moral, menghancurkan, dan menghilangkan kemampuan mereka, dan ini baru tahap awal,” tambahnya, memberikan gambaran mengenai intensitas dan tujuan operasi yang sedang berlangsung.

Lebih lanjut, Hegseth mengungkapkan bahwa operasi militer ini masih berada dalam tahap awal, namun akan terus meningkat intensitasnya. Ia memperingatkan bahwa serangan mendatang akan jauh lebih besar dan masif. “Gelombang serangan yang lebih luas dan lebih banyak akan segera menyusul. Kami baru saja mulai. Kami mempercepat upaya, bukan memperlambatnya,” jelasnya.

Misi dari operasi ini, menurut Hegseth, sangat jelas: menghancurkan rudal dan drone Iran serta fasilitas produksinya, menetralkan armada laut dan infrastruktur keamanan penting, serta memutus akses Iran terhadap pengembangan senjata nuklir.

“Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir,” tegasnya dengan penuh keyakinan.

Ia juga mengungkapkan bahwa lebih banyak pesawat pembom dan jet tempur akan tiba pada hari Rabu mendatang, yang menunjukkan komitmen AS untuk meningkatkan kekuatan udara dalam operasi ini.

Menanggapi laporan mengenai kekhawatiran akan persediaan amunisi yang menipis, Hegseth menegaskan bahwa dengan penguasaan penuh terhadap ruang udara, pihaknya akan menggunakan bom gravitasi presisi yang berbasis GPS dan laser dengan bobot 227 kg, 454 kg, hingga 907 kg, yang memiliki persediaan hampir tidak terbatas.

“Amerika akan mengambil semua waktu yang diperlukan untuk memastikan misi ini berhasil,” tambahnya, menunjukkan tekad yang kuat untuk mencapai tujuan operasi.

Dalam konteks ini, Hegseth menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk mengerahkan pasukan darat ke Iran, yang menunjukkan fokus AS pada kekuatan udara dan strategi serangan jarak jauh.

Di kawasan Samudra Hindia, Hegseth melaporkan bahwa sebuah kapal perang Iran yang beranggapan berada dalam posisi aman di perairan internasional berhasil ditenggelamkan oleh kapal selam Amerika, menandakan keberhasilan strategi ofensif yang sedang diterapkan.

➡️ Baca Juga: Selat Hormuz Bergejolak, Pertamina Mencari Sumber Impor Minyak Alternatif yang Stabil

➡️ Baca Juga: Bisnis Rumahan Adaptif untuk Mengikuti Perubahan Perilaku Konsumen di Pasar Lokal

Related Articles

Back to top button