IHSG Sesi I Menguat Berkat Gencatan Senjata AS-Iran, Temukan 3 Saham Unggulan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami lonjakan yang signifikan setelah menghadapi periode koreksi di awal pekan ini. Pada sesi pertama perdagangan Rabu, 8 April 2026, IHSG menguat sebesar 3,39 persen atau 236,13 poin, menembus level 7.207,16.
Setelah pembukaan pasar, IHSG langsung melesat ke level 7.162, kemudian perlahan-lahan mencapai puncak intraday di posisi 7.210. Total nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp12,99 triliun, dengan volume transaksi harian sebesar Rp 266,59 juta dan jumlah transaksi yang dilakukan oleh investor mencapai 1,44 juta.
Kenaikan ini didorong oleh berita positif mengenai persetujuan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang direncanakan dalam dua minggu ke depan. Hal tersebut disampaikan oleh Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam laporan riset harian mereka pada Rabu, 8 April 2026.
Seluruh sektor saham menunjukkan performa yang baik, dengan sektor bahan baku memimpin kenaikan hingga 7,18 persen. Sektor industri juga mengalami penguatan sebesar 4,36 persen, diikuti oleh sektor konsumer siklikal yang naik 3,78 persen dan sektor infrastruktur yang melonjak 3,45 persen.
Sektor energi mencatatkan kenaikan sebesar 3,24 persen, sedangkan sektor properti meningkat 2,73 persen. Sektor keuangan dan teknologi masing-masing naik 2,43 persen dan 2,14 persen, sementara sektor konsumer non-siklikal dan kesehatan meningkat masing-masing 1,67 persen dan 1,01 persen.
Dari sudut pandang teknikal, Analis Phintraco Sekuritas menilai bahwa IHSG masih menunjukkan sinyal positif setelah berhasil menembus resistance psikologis di level 7.100. Hal ini didukung oleh indikator MACD yang mulai membentuk histogram positif serta pergerakan stochastic RSI yang menunjukkan tren naik.
“Kolaborasi antara aspek fundamental yang terkini dan analisis teknikal menunjukkan bahwa IHSG berpotensi untuk bergerak stabil dengan kecenderungan penguatan di area 7200 pada sesi perdagangan selanjutnya,” demikian proyeksi dari Tim Analis Phintraco Sekuritas.
Phintraco Sekuritas juga merilis informasi mengenai beberapa emiten yang mencatatkan lonjakan harga tertinggi dalam jajaran saham unggulan (LQ45). Berikut adalah tiga saham unggulan yang layak dicermati.
Barito Pacific Tbk (BRPT) menjadi salah satu emiten yang mencatatkan kenaikan signifikan, dengan lonjakan dua digit sebesar 17,12 persen atau setara dengan 250 poin, sehingga harga sahamnya mencapai 1.710.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) juga menunjukkan performa yang menakjubkan, dengan kenaikan sebesar 10,48 persen atau 600 poin, menembus level 6.325.
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) tidak ketinggalan, mencatatkan peningkatan sebesar 8,83 persen atau 430 poin, yang membawa sahamnya ke level 5.300.
➡️ Baca Juga: AI dan Masa Depan untuk Pemula: Apa yang Harus Diketahui
➡️ Baca Juga: AMOLED vs LCD untuk HP: Mana yang Lebih Ramah Mata dan Efisien Baterai?.




