Iran Menghadapi Tantangan Membuka Selat Hormuz Akibat Ranjau Laut yang Hilang

Pemerintah Iran menghadapi tantangan besar dalam membuka kembali Selat Hormuz yang merupakan jalur perairan strategis. Masalah utama yang dihadapi adalah ketidakmampuan untuk menemukan semua ranjau laut yang telah dipasang serta keterbatasan dalam menghapusnya.
Menurut laporan dari pejabat pemerintah AS, kondisi ini menghambat Iran untuk meningkatkan jumlah kapal yang dapat melintasi jalur vital tersebut. Hal ini terjadi meskipun terdapat desakan dari pihak AS untuk menjamin keamanan lalu lintas di selat tersebut.
Ranau ranjau laut tersebut dipasang oleh Iran bulan lalu melalui penggunaan kapal kecil, menyusul ketegangan yang meningkat antara Iran dengan AS dan Israel. Tindakan ini berdampak signifikan terhadap penurunan lalu lintas kapal tanker dan turut berkontribusi pada lonjakan harga energi global.
Walaupun Teheran berusaha menjaga agar koridor sempit ini tetap dapat dilalui oleh kapal-kapal yang bersedia membayar biaya, pejabat dari AS mengungkapkan bahwa rute yang aman masih sangat terbatas.
Salah satu penyebabnya adalah kemungkinan bahwa sejumlah ranjau telah hanyut atau tidak dicatat dengan benar saat dipasang, membuat proses pembersihan menjadi rumit.
Laporan tersebut menyoroti bahwa upaya untuk menghapus ranjau laut jauh lebih kompleks dibandingkan dengan pemasangannya. Baik Iran maupun AS diketahui tidak memiliki kapasitas yang memadai untuk melakukan pembersihan ranjau dengan cepat dan efisien.
Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, menyatakan bahwa selat tersebut akan tetap dapat diakses “dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis yang ada.” Pernyataan ini ditafsirkan oleh pejabat AS sebagai pengakuan atas kesulitan yang dihadapi dalam menemukan dan menghapus ranjau.
Isu ini diperkirakan akan menjadi salah satu topik dalam pembicaraan yang sedang berlangsung di Pakistan antara delegasi Iran dan AS, yang dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance.
Pihak Washington terus mendorong agar Selat Hormuz dapat dibuka kembali secara “lengkap, segera, dan aman,” menegaskan pentingnya jalur perairan ini untuk stabilitas regional dan global.
➡️ Baca Juga: 10 Tips AI dan Masa Depan Terbaik Tahun Ini
➡️ Baca Juga: Calvin Verdonk Berperan Penting Bawa Lille Singkirkan Red Star dan Melaju ke 16 Besar Liga Europa




