Megawati Minta Variasi Menu MBG: Pentingnya Menyajikan Rendang dalam Pilihan Makanan

Presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, baru-baru ini menyoroti kekurangan dalam variasi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menurutnya cenderung monoton dan tidak mencerminkan kekayaan kuliner Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Megawati menyampaikan usul kepada Presiden Prabowo Subianto agar menu MBG diperbaharui dengan lebih banyak pilihan, termasuk rendang, yang merupakan salah satu masakan tradisional Indonesia yang kaya rasa.
Pernyataan ini disampaikan Megawati saat memberikan pidato di acara Ekspos Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II yang dilaksanakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada tanggal 10 Agustus 2026. Acara tersebut membahas peran BPUPK selama masa reses dan sidang kedua pada Juli 1945.
Dalam pidatonya, Megawati menekankan kepada Prabowo tentang pentingnya variasi dalam menu makanan yang disajikan. “Saya bilang kepada Pak Prabowo, sebagai seorang ibu, saya merasa makanan yang disajikan itu hanya itu-itu saja. Padahal, Indonesia memiliki banyak keanekaragaman kuliner, jadi mengapa tidak ada rendang sekali-sekali?” ujarnya, sebagaimana dilaporkan dalam sesi YouTube BPIP.
Megawati menegaskan bahwa keberagaman budaya dan kuliner di Indonesia seharusnya tercermin dalam menu yang ditawarkan oleh MBG. Ia berharap agar program ini tidak hanya menampilkan pilihan makanan yang sama, tetapi juga mampu mendidik masyarakat tentang kekayaan kuliner lokal.
Saat ini, Megawati menilai bahwa pilihan menu yang ada dalam MBG terkesan monoton dan kurang menarik. Ia mempertanyakan, “Benar kan, hanya itu-itu saja?” menunjukkan keprihatinannya terhadap kurangnya inovasi dalam penyajian makanan bergizi.
Selain membahas menu MBG, Megawati juga mengangkat isu stunting yang masih menjadi tantangan di Indonesia. Ia mengingatkan para ibu untuk lebih peduli terhadap asupan gizi anak-anak mereka agar dapat tumbuh dengan baik.
“Anak-anak sekarang banyak yang mengalami masalah. Saya sering bertanya-tanya, ke mana para ibu ini?” ucap Megawati, menunjukkan kepedulian terhadap generasi muda yang membutuhkan perhatian lebih dari orang tua mereka.
Lebih lanjut, Megawati mengomentari kebiasaan sebagian ibu yang terlihat terlalu fokus pada penampilan fisik, sementara perawatan anak menjadi terabaikan. Ia mengingatkan, “Dulu di partai saya, saya sering bilang, Bu Ibu, tidak perlu terlalu berdandan atau tampil glamor. Yang lebih penting adalah memastikan anak-anak kita tidak mengalami stunting,” tuturnya menekankan pentingnya prioritas dalam pengasuhan anak.
➡️ Baca Juga: Panduan Lengkap Kettlebell Swing untuk Meningkatkan Kekuatan Seluruh Tubuh
➡️ Baca Juga: Puspom TNI Segera Investigasi Kasus Andrie Yunus Sebagai Bukti Profesionalisme




