Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

KPK Selidiki Dugaan Bupati Tulungagung Memeras Kepala Sekolah dan Camat

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki dugaan pemerasan yang dilakukan oleh Bupati Tulungagung nonaktif, Gatut Sunu Wibowo, terhadap sejumlah kepala sekolah dan camat di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan adanya indikasi bahwa bupati tersebut menetapkan “label harga” untuk jabatan-jabatan di lingkungan pendidikan dan pemerintahan daerah. “Kami sedang mendalami lebih lanjut terkait dugaan pemerasan ini, yang melibatkan pihak-pihak di sekolah dan kecamatan,” ungkap Budi saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta.

Dalam proses penyidikan ini, KPK sangat mengharapkan adanya partisipasi aktif dari masyarakat.

“Kami memerlukan dukungan dari publik untuk membantu kami dalam mengungkap kasus ini,” jelas Budi.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung pada tanggal 10 April 2026.

Dari operasi tersebut, KPK berhasil menangkap 18 orang, termasuk Gatut Sunu Wibowo serta Jatmiko Dwijo Saputro, yang merupakan adiknya dan juga anggota DPRD Tulungagung.

Setelah penangkapan, pada 11 April 2026, KPK membawa Gatut Sunu Wibowo dan adiknya, bersama 11 orang lainnya, ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pada hari yang sama, KPK secara resmi mengumumkan status tersangka bagi Gatut Sunu Wibowo (GSW) dan Dwi Yoga Ambal (YOG), ajudannya, terkait dugaan pemerasan dan penerimaan uang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk tahun anggaran 2025-2026.

KPK menduga bahwa Gatut Sunu melakukan pemerasan terhadap perangkat daerah di Pemkab Tulungagung dengan menggunakan modus berupa surat pernyataan pengunduran diri yang telah ditandatangani dan diberi meterai, namun tanpa tanggal.

Melalui modus ini, diduga Gatut Sunu berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp2,7 miliar dari total target Rp5 miliar yang ditetapkan dari 16 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dalam lingkungan Pemkab Tulungagung.

➡️ Baca Juga: Syekh Ahmad Al Misry Diduga Lecehkan Korban dengan Modus Janjikan Keberangkatan ke Mesir

➡️ Baca Juga: Kode Redeem Free Fire Maret 2026 yang Aktif, Dapatkan Beragam Hadiah Gratis Sekarang!

Related Articles

Back to top button