Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bola

PSSI Jelaskan Alasan Teja Paku Alam Tidak Masuk Timnas Indonesia

Pemanggilan kiper untuk skuad Timnas Indonesia menjelang FIFA Series 2026 menarik perhatian banyak pihak. Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Teja Paku Alam, penjaga gawang dari Persib Bandung, yang tidak masuk dalam daftar pemanggilan.

PSSI pun memberikan penjelasan terkait tidak terpilihnya Teja dalam skuad yang dipimpin oleh pelatih John Herdman. Menurut federasi, keputusan mengenai pemanggilan pemain sepenuhnya berdasarkan kebutuhan tim pelatih dan melibatkan pertimbangan dari pelatih kiper.

Saat ini, posisi penjaga gawang dalam tim Garuda sudah diisi oleh beberapa nama yang sebelumnya sering menjadi pilihan utama. Mereka termasuk Maarten Paes, Emil Audero Mulyadi, dan Nadeo Argawinata.

“Sekali lagi, pemanggilan pemain ditentukan oleh kebutuhan pelatih. Di Timnas kita juga memiliki pelatih kiper yang memberikan masukan,” jelas seorang perwakilan PSSI.

Ia menambahkan, dengan adanya tiga kiper yang sudah lebih dulu terpilih dalam rencana tim, ini mungkin menjadi salah satu alasan mengapa Teja tidak mendapatkan kesempatan kali ini.

“Maarten Paes sudah dipanggil, Emil Audero juga demikian. Selain itu, Nadeo yang sebelumnya sudah sering dipanggil. Dengan kondisi ini, tentu ada pertimbangan tertentu yang diambil,” terangnya.

Meskipun demikian, PSSI tetap membuka kemungkinan bagi Teja untuk dipertimbangkan dalam pemanggilan di agenda Timnas Indonesia yang akan datang.

“Oleh karena itu, saat ini Teja belum dipanggil. Mengenai masa depan, kita belum bisa memastikan,” tambahnya.

Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi FIFA Series 2026 pada 27 hingga 30 Maret mendatang. Dalam turnamen mini ini, skuad Garuda bakal berhadapan dengan Timnas Saint Kitts and Nevis, serta pemenang antara Timnas Bulgaria dan Timnas Kepulauan Solomon.

➡️ Baca Juga: Gerakan Sosial untuk Pengurangan Sampah Plastik

➡️ Baca Juga: Manajemen Keuangan Efektif untuk Menghindari Kebiasaan Boros dan Mencapai Tujuan Finansial

Related Articles

Back to top button