Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Harga Minyak Dunia Terjun Setelah AS Sinyalkan Pencabutan Sanksi Kapal Tanker di Selat Hormuz

Harga minyak dunia mengalami penurunan signifikan dalam sesi perdagangan hari ini, Jumat, 20 Maret 2026. Penurunan ini dipicu oleh pernyataan Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), Scott Bessent, yang menimbulkan gejolak di pasar energi global.

Bessent mengungkapkan bahwa Gedung Putih sedang mempertimbangkan untuk mencabut sanksi dan memungkinkan kembali beroperasinya kapal tanker yang mengangkut cadangan minyak. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengurangi tekanan harga setelah Iran menutup Selat Hormuz.

“Dalam beberapa hari mendatang, kami kemungkinan akan mencabut sanksi terhadap minyak Iran yang saat ini berada di laut, yang jumlahnya sekitar 140 juta barel,” ungkap Bessent dalam wawancara dengan CNBC Internasional pada hari yang sama.

Ia menambahkan bahwa pencabutan sanksi ini diharapkan dapat meredakan lonjakan harga minyak dalam jangka pendek, khususnya dalam waktu 10 hingga 14 hari ke depan. Strategi AS untuk memberikan dukungan pada sektor energi tampaknya mulai menunjukkan hasil positif.

Harga minyak Brent tercatat turun sebesar 1,62 persen menjadi US$106,89 atau setara dengan Rp 1.809.540,81 (berdasarkan kurs Rp 16.930) per barel. Selain itu, minyak mentah AS (WTI) juga mengalami penurunan sebesar 1,89 persen, menjadi US$94,32 atau sekitar Rp 1.596.743,28 per barel.

Konflik yang terjadi di Timur Tengah tetap menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga energi. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran telah mengganggu sekitar 20 persen dari total pasokan minyak global, yang berkontribusi pada lonjakan harga tersebut.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa negaranya juga berupaya membantu AS dalam membuka kembali jalur penting tersebut. Ia juga mengklaim bahwa kemampuan Iran dalam memperkaya uranium serta memproduksi rudal balistik telah mengalami penurunan, sehingga konflik di wilayah itu berpotensi berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.

Citigroup (Citi), lembaga keuangan global terkemuka, bahkan meningkatkan proyeksi harga minyak dalam waktu dekat. Mereka memperkirakan bahwa harga minyak Brent dan WTI dapat melonjak hingga mencapai US$120 per barel dalam satu hingga tiga bulan ke depan, bahkan berpotensi mencapai US$150 per barel dalam skenario terburuk jika gangguan pasokan berlanjut.

Seiring dengan itu, pejabat-pejabat minyak dari Arab Saudi memperkirakan bahwa harga minyak bisa melesat lebih dari US$180 per barel, terutama jika gangguan yang disebabkan oleh konflik dengan Iran berlangsung hingga akhir bulan April.

➡️ Baca Juga: Elnusa Petrofin Siapkan 1.885 Mobil Tangki dan 7.567 Personel untuk Pasokan BBM Jelang Lebaran

➡️ Baca Juga: Puasa Syawal dan Utang Puasa Ramadhan: Penjelasan Buya Yahya yang Perlu Anda Ketahui

Related Articles

Back to top button