pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
berita

AHY Maju Pilpres 2026: Kebebasan Setiap Partai Menentukan Calon, Kata Jubir Gerindra

Juru bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, menegaskan bahwa partainya memberikan keleluasaan kepada setiap partai politik untuk menentukan arah politik mereka menjelang Pilpres 2026. Hal ini menunjukkan komitmen Gerindra untuk mendukung demokrasi dan pluralisme dalam proses pemilihan.

Bahtra juga menambahkan bahwa Gerindra tidak memiliki hak untuk menghalangi aspirasi partai lain jika mereka berniat untuk mengusung figur tertentu dalam kontestasi Pilpres mendatang. Ini mencerminkan pengakuan terhadap hak setiap partai untuk berpartisipasi secara aktif dalam politik.

Pernyataan ini disampaikan Bahtra sebagai respons terhadap pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang dianggap memberikan sinyal bahwa ia siap untuk maju dalam persaingan Pilpres 2026. Ini menjadi momen penting dalam percaturan politik menjelang pemilihan mendatang.

“Setiap partai memiliki kebebasan dan hak untuk menentukan langkah mereka sendiri. Kami di Gerindra menghormati keputusan tersebut dan tidak akan melarang niat partai lain untuk mencalonkan diri,” ungkap Bahtra kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 8 September 2026.

Bahtra menegaskan bahwa Gerindra menghargai pernyataan yang disampaikan oleh AHY terkait pentingnya memahami bahwa kekuasaan memiliki batas yang jelas. Hal ini menunjukkan sikap terbuka Gerindra terhadap dinamika politik yang ada.

“Kami menghormati setiap pendapat dari partai, baik yang berada di luar koalisi maupun yang bergabung dalam pemerintahan, termasuk partai-partai yang tergabung dalam Kabinet Merah Putih yang dipimpin oleh Presiden Prabowo,” tambahnya.

Dia juga menyampaikan bahwa saat ini, fokus utama Gerindra adalah mendukung program-program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Bahtra menekankan bahwa urusan pemilu masih jauh dan saat ini perhatian harus terfokus pada kerja nyata pemerintah.

“Dalam konteks Pemilu yang masih jauh, saat ini yang dibutuhkan rakyat adalah bagaimana pemerintah bekerja secara optimal, terutama di tengah tantangan yang dihadapi, baik tantangan global maupun domestik,” ujarnya.

Bahtra mengingatkan bahwa saat ini Indonesia menghadapi banyak tantangan, termasuk bencana alam, sehingga penting bagi semua pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi demi kepentingan bersama.

Sebelumnya, AHY dalam pidatonya di acara HUT Ke-25 Partai Demokrat menyampaikan bahwa kekuasaan bukanlah milik individu selamanya, melainkan amanah dari rakyat yang memiliki batas waktu. Pernyataan ini menggambarkan pandangan AHY mengenai pentingnya akuntabilitas dalam kekuasaan.

“Kekuasaan bukanlah milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu,” tegas AHY di hadapan para kader Partai Demokrat pada Sabtu, 6 September 2026.

AHY menekankan pentingnya prinsip ini agar kader Partai Demokrat tetap berpegang teguh pada nilai-nilai demokrasi, demi menjaga iklim politik di Indonesia tetap sehat dan berkelanjutan.

➡️ Baca Juga: Nutrisi Esensial untuk Menjaga Energi Tubuh Agar Tetap Produktif Sepanjang Hari

➡️ Baca Juga: Panduan Lengkap Memanfaatkan Fitur Album Bersama di iPhone untuk Keluarga

Related Articles

Back to top button