Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Syekh Ahmad Al Misry Diduga Lecehkan Korban dengan Modus Janjikan Keberangkatan ke Mesir

Jakarta – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Syekh Ahmad Al Misry (SAM) terus mencuat ke publik. Seorang saksi bernama HB Mahdi kini membagikan kronologi penelusuran yang dilakukannya setelah menerima laporan pertama kali pada November 2025.

Mahdi tidak langsung memberikan pernyataan. Ia merasa perlu mengumpulkan berbagai kesaksian yang saling berkaitan untuk mengungkap pola yang sama dalam kasus ini sebelum bersuara.

“Saya menanyakan siapa ustaz yang dimaksud, dan nama yang disebut adalah Ahmad Misry. Saya mengenalnya, tetapi sudah sepuluh tahun kami tidak bertemu,” ungkapnya kepada awak media, sebagaimana dilaporkan pada Kamis, 23 April 2026.

Informasi awal yang ia terima datang dari Habib Abdurrahman Habsy pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Pada saat itu, Mahdi berpikir bahwa masalah ini dapat diselesaikan dengan mudah. Namun, pemikirannya berubah setelah ia mendalami lebih jauh tentang kasus ini.

“Awalnya saya berpikir, ya sudah, nikahkan saja. Tetapi ternyata, permasalahannya jauh lebih rumit,” ucapnya.

Pada beberapa hari awal, komunikasi dalam grup yang dibentuk untuk membahas permasalahan ini mengalami kebuntuan.

“Dari tanggal 13, 14, dan 15 tidak ada yang memberikan respons,” katanya.

Perkembangan baru muncul ketika Mahdi mendapatkan potongan video dari Ustaz Abi Makki. Salah satu bagian video tersebut mengejutkan Mahdi dan mendorongnya untuk menyelidiki lebih dalam.

“Ada sebuah kalimat dalam video itu yang membuat saya terkejut,” ujarnya.

Melalui penelusuran lebih lanjut, Mahdi mengaku menemukan tanda-tanda perilaku yang dianggap tidak wajar.

“Bagaimana bisa sampai ke titik itu? Pelecehan yang dilakukan kepada santri ini sangat di luar batas akal,” tuturnya.

Mahdi kemudian mengambil langkah untuk bertemu dengan para korban. Pertemuan pertama diadakan pada 17 November 2025 di Depok, di mana beberapa tokoh juga hadir, termasuk Ustaz Abi Makki dan Yusuf Mansur. Dalam forum tersebut, juga dibahas dugaan kejadian serupa yang pernah muncul pada tahun 2021.

Namun, situasi korban tidak mudah, karena mereka tidak terkumpul di satu tempat. Bahkan, salah satu di antara mereka diketahui berada di Mesir dan masih di bawah umur.

“Saya katakan untuk tidak menghebohkan masalah ini terlebih dahulu. Kita harus mengamankan anak ini dulu,” jelasnya.

Mahdi mengaku segera berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Komisi I DPR. Respons cepat pun datang dari pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia.

➡️ Baca Juga: Rekomendasi Laptop Gaming E-Sport High-End dengan GPU Kuat dan Refresh Rate Tinggi untuk Performa Maksimal

➡️ Baca Juga: Dokter Pemasok Narkoba Ko Erwin Ditangkap oleh Bareskrim di Malaysia

Related Articles

Back to top button