Menteri Radikal Israel Perluas Izin Senjata Api bagi Warga Yahudi di Yerusalem secara Menyeluruh

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, baru-baru ini mengumumkan bahwa semua individu yang tinggal di kawasan Yahudi di Yerusalem kini memiliki hak untuk mengajukan permohonan izin kepemilikan senjata api berdasarkan tempat tinggal mereka.
Dengan kebijakan baru ini, diperkirakan sekitar 300.000 warga Yahudi di Yerusalem akan diberikan kesempatan untuk mengajukan izin membawa senjata api, sebagaimana dilaporkan oleh surat kabar terkemuka di Israel, Haaretz.
Sebelumnya, izin senjata api umumnya terbatas pada penduduk yang tinggal di pemukiman Yerusalem Timur yang diduduki. Namun, keputusan terbaru ini memperlebar jangkauan kelayakan bagi populasi Yahudi di seluruh kota, memberikan akses yang lebih luas kepada mereka yang ingin memiliki senjata.
Perubahan kebijakan ini memungkinkan puluhan ribu warga, termasuk mereka yang berasal dari komunitas Haredi (ultra-Ortodoks), untuk mendapatkan izin meskipun dengan pengalaman yang minim dalam penggunaan senjata api. Banyak anggota komunitas tersebut tidak menjalani dinas militer di Israel, tempat di mana pelatihan penggunaan senjata biasanya dilakukan.
Ben-Gvir mengajak masyarakat untuk segera mengajukan izin senjata api, menekankan bahwa akses kepada senjata oleh warga sipil dapat “menyelamatkan nyawa, terutama dalam situasi konflik dan selama bulan Ramadan.”
Dia menegaskan bahwa warga Yerusalem memiliki hak fundamental untuk melindungi diri dan keluarga mereka.
Dalam setahun terakhir, Ben-Gvir bersama dengan kepolisian Israel telah berusaha untuk memperluas kepemilikan senjata api di kalangan warga sipil dengan memperluas kriteria kelayakan di beberapa kota, termasuk Ashkelon, Kiryat Gat, dan Ashdod.
Namun, langkah ini tidak lepas dari sorotan hukum. Sebelumnya, Mahkamah Agung Israel menemukan adanya kekeliruan dalam 195 izin senjata api yang dikeluarkan selama masa jabatan Ben-Gvir, yang mengakibatkan perintah bagi sejumlah individu untuk mengembalikan senjata yang telah mereka peroleh.
➡️ Baca Juga: Begini Cara Pakai HP Android sebagai Mikropon & Webcam Nirkabel untuk Meeting Zoom/Google Meet di Laptop
➡️ Baca Juga: Kim Jong Un Lakukan Uji Coba Rudal di Tengah Ketegangan AS-Israel dan Iran, Apa Penyebabnya?




