Makam Vidi Aldiano Kemalingan, Begini Alasan Ayah Pasang Lampu Solar Panel

Jakarta – Berita kurang menggembirakan datang dari lokasi peristirahatan terakhir penyanyi Vidi Aldiano. Dua unit lampu solar panel yang sebelumnya dipasang oleh ayahnya, Harry Kiss, dilaporkan hilang dari area makam. Lampu tersebut sebenarnya dipasang untuk memberikan penerangan, karena masih ada peziarah yang datang di malam hari.
Informasi mengenai hilangnya kedua lampu tersebut disampaikan Harry Kiss melalui akun Instagram pribadinya, @v8harrykiss. Dalam unggahannya, ia membagikan sebuah video yang direkam oleh penjaga makam, menunjukkan kondisi pusara Vidi setelah lampu-lampu itu tidak lagi berada di tempatnya.
“Laporan dari penjaga makam Vidi: kedua lampu solar panel telah hilang,” tulis Harry Kiss dalam postingannya, yang dikutip pada Rabu, 9 September 2026.
Dalam video tersebut, penjaga makam menjelaskan bahwa dua lampu solar panel yang sebelumnya terpasang kini sudah tidak ada. Padahal, lampu-lampu tersebut masih terlihat ketika ia melakukan aktivitas merapikan rumput di sekitar makam pada siang hari.
“Sekitar jam 11 saat saya merapikan rumput, lampu-lampu itu masih ada,” ujarnya.
Kedua lampu tersebut dipasang di dua lokasi berbeda di sekitar makam. Salah satunya berada di bagian atas, dekat dengan nisan, sedangkan yang lainnya terletak di bagian bawah. Saat ini, kedua perangkat penerangan itu sudah tidak dapat ditemukan di lokasi.
Alasan Pemasangan Lampu Solar Panel
Pemasangan lampu solar panel di makam Vidi Aldiano sebenarnya memiliki tujuan yang cukup sederhana. Harry Kiss ingin memberikan penerangan yang memadai bagi para peziarah yang datang berziarah ketika malam hari tiba.
Makam Vidi diketahui masih sering dikunjungi oleh keluarga, sahabat, serta masyarakat yang ingin mendoakan dan mengenang sosok penyanyi tersebut. Meskipun banyak peziarah yang datang pada siang hari, ada juga yang berkunjung setelah waktu Maghrib.
Kondisi area makam yang mulai gelap saat malam membuat Harry Kiss berinisiatif untuk memasang lampu tenaga surya. Dengan adanya lampu tersebut, diharapkan para peziarah tetap bisa melihat dengan jelas saat berada di sekitar makam.
Dua lampu solar panel itu dipasang pada 21 Agustus 2026. Namun, tak sampai sebulan setelah dipasang, perangkat penerangan tersebut sudah dilaporkan hilang.
➡️ Baca Juga: 23 Ton Bawang Ilegal Ditangkap Bareskrim, Tindakan Tegas Terhadap Pelanggaran Hukum
➡️ Baca Juga: Keputusan Resmi FIFA Mengenai Nasib Iran di Piala Dunia 2026 Pasca Pernyataan Donald Trump




