Sarwendah Desak Ruben Onsu Ungkap Rekaman CCTV Utuh Terkait Fitnah Berkepanjangan

Jakarta – Perseteruan antara Sarwendah dan Ruben Onsu kembali mencuat setelah munculnya tuduhan mengenai dugaan pembayaran buzzer dalam konteks sengketa hak asuh anak. Sarwendah pun angkat bicara, membagikan urutan peristiwa yang terekam dalam rekaman CCTV, termasuk soal uang sebesar Rp35 juta yang menjadi sorotan mantan suaminya.
Ruben Onsu sebelumnya mengunggah rekaman CCTV yang menunjukkan seorang wanita yang diduga merupakan asisten Sarwendah mengambil sejumlah uang untuk diserahkan kepada seseorang. Ruben mencurigai bahwa uang tersebut berkaitan dengan pembayaran buzzer yang menyerangnya di media sosial. Pihak Ruben juga telah menyatakan niat untuk membawa masalah ini ke jalur hukum.
Menanggapi tuduhan tersebut, Sarwendah memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya, @sarwendah29. Ia membantah narasi yang ditujukan kepadanya dan mengungkapkan kelelahan karena konflik dengan Ruben yang terus menjadi sorotan publik.
“Entah sudah berapa banyak narasi dan fitnah yang disebarkan agar saya terlihat buruk, jahat, dan sebagainya. Ini sudah berbulan-bulan berlangsung dan saya mulai bingung, sebenarnya mau dibawa ke mana? Apa yang ingin diselesaikan? Saya rasa semua orang sudah lelah dan muak dengan kasus ini,” tulis Sarwendah, seperti yang dikutip pada Minggu (11/11/2026).
Mantan anggota Cherrybelle tersebut juga meminta Ruben untuk menampilkan rekaman CCTV secara lengkap, termasuk suaranya. Sarwendah berpendapat bahwa tayangan utuh sangat diperlukan agar publik bisa menilai peristiwa itu tanpa terpengaruh oleh narasi sepihak.
“Dan pola seperti ini terus berulang, kemudian saya harus menjelaskan lagi mengenai narasi tentang CCTV. Untuk Ruben Onsu, silakan tampilkan rekaman CCTV secara utuh beserta suaranya, agar semua pihak dapat menilai tanpa adanya penggiringan opini!” lanjutnya.
Sarwendah menjelaskan latar belakang pertemuan yang terabadikan dalam rekaman CCTV tersebut.
Dalam penjelasannya, Sarwendah mengungkapkan bahwa pertemuan yang terekam dalam CCTV itu berkaitan dengan isu hak gono-gini rumah yang disebut akan dilelang. Ia mengaku hadir setelah mendapatkan undangan dari seorang wanita yang ia sebut sebagai Ibu Z.
Menurut Sarwendah, pertemuan itu juga melibatkan selebgram Artos dan Jaenudin, yang merupakan pengacara yang menangani kasus gugatan wanprestasi.
“Dalam video tersebut, saya diundang oleh Ibu Z untuk bertemu Artos dan Pak Jaenudin. Ibu Z mengatakan bahwa Pak Jaenudin dapat membantu menyelesaikan masalah hak gono-gini rumah yang akan dilelang,” jelas Sarwendah.
➡️ Baca Juga: Titik Panas Karhutla di Kalimantan Barat Meningkat, Menhut Raja Juli Mengonfirmasi
➡️ Baca Juga: WHO Ungkap Krisis Gaza, Ancaman Nyawa Ribuan Pasien Semakin Mengkhawatirkan




