Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
lifestyle

Harga Smartphone Baru Diperkirakan Meningkat Signifikan, HP Murah Terdampak Terbesar

Lembaga riset global Counterpoint memberikan peringatan tentang kemungkinan kenaikan harga smartphone yang signifikan pada tahun ini, terutama disebabkan oleh lonjakan biaya komponen RAM.

Situs GSM Arena melaporkan bahwa biaya RAM untuk smartphone telah melonjak hingga 50 persen dari kuartal ke kuartal (Q-to-Q), sementara biaya untuk penyimpanan NAND mengalami kenaikan lebih dari 90 persen dalam periode yang sama.

Analis Senior Counterpoint, Shenghao Bai, menjelaskan bahwa kenaikan harga eceran tidak dapat dihindari, karena produsen akan meneruskan biaya tambahan ini kepada konsumen. Peningkatan biaya memori ini berpengaruh besar terhadap Bill of Materials (BoM) atau total biaya bahan baku dalam pembuatan smartphone.

Menurut Bai, segmen smartphone kelas bawah, yang dibanderol di bawah US$200 atau sekitar Rp3,3 juta, menjadi yang paling terpengaruh. Untuk memproduksi smartphone entry-level dengan RAM LPDDR4X 6GB dan penyimpanan eMMC 128GB, produsen harus mengalokasikan 43 persen dari total BoM untuk memori.

Persentase ini meningkat sebesar 25 persen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Sementara itu, untuk smartphone kelas menengah yang dijual antara US$400-600 (sekitar Rp6,7 juta – Rp10 juta) dengan konfigurasi memori 8GB RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.0 256GB, produsen akan menghadapi kenaikan biaya sebesar 15 persen untuk RAM dan 11 persen untuk penyimpanan.

Proyeksi ini berlaku untuk ponsel yang dirakit pada kuartal I 2026. Pada kuartal II, diperkirakan biaya RAM akan meningkat sebesar 20 persen, sedangkan biaya penyimpanan akan naik 16 persen.

Smartphone kelas atas, yang dijual di atas US$800 atau sekitar Rp13 juta, mungkin memiliki margin keuntungan yang lebih besar yang dapat membantu mereka menyerap dampak dari kenaikan harga. Namun, segmen pasar ini juga menghadapi tantangan lain, yakni tingginya harga chipset 2nm untuk model flagship.

Counterpoint memperkirakan bahwa BoM untuk smartphone dengan RAM LPDDR5X HKMG 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 512GB akan meningkat antara US$100-150 (sekitar Rp1,5 juta – Rp2,6 juta) pada kuartal II. Di sini, komponen RAM akan menyumbang 23 persen dari total BoM, sedangkan penyimpanan akan menyumbang 18 persen.

Dengan semua proyeksi peningkatan biaya material yang ada, harga smartphone yang beredar di pasaran kemungkinan besar juga akan mengalami kenaikan yang signifikan.

➡️ Baca Juga: Keputusan Resmi FIFA Mengenai Nasib Iran di Piala Dunia 2026 Pasca Pernyataan Donald Trump

➡️ Baca Juga: IHSG Menguat 1,41 Persen, Simak 3 Saham Top Gainers di Indeks LQ45

Related Articles

Back to top button