Senator Papua Dorong Pembangunan Pendidikan di Daerah untuk Mencapai Kemajuan yang Signifikan

Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Konsolidasi Daerah (Konsolda) Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 yang berlangsung di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Filep menegaskan bahwa kegiatan ini sangat krusial, dilaksanakan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua Barat Daya, sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah tersebut.
Forum ini, lanjutnya, berfungsi sebagai wadah konstruktif untuk menciptakan sinergi dan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan dalam bidang pendidikan, sehingga dapat mencapai target-target pembangunan pendidikan yang telah ditetapkan untuk kedua provinsi tersebut.
Dia menyampaikan, “Para kepala daerah, baik Gubernur Papua Barat maupun Papua Barat Daya, serta seluruh kepala daerah lainnya, memiliki tanggung jawab dan komitmen dalam membangun pendidikan dan mewujudkan visi besar Papua Cerdas. Kolaborasi antara pemangku kebijakan sangat penting, mengingat kompleksitas isu pendidikan yang kita hadapi saat ini.”
Saat ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menunjukkan komitmen yang kuat dalam mempercepat pembangunan pendidikan di seluruh Indonesia.
Salah satu inisiatif yang dijalankan mencakup Program Indonesia Pintar (PIP), revitalisasi sekolah, digitalisasi sekolah, serta mekanisme evaluasi nasional melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Filep berharap dalam pertemuan ini, semua sekolah di Tanah Papua, terutama yang berada di wilayah 3T, dapat menjadi prioritas utama dalam pembangunan pendidikan. Dia menekankan bahwa diperlukan peran aktif dari semua pihak, terutama instansi teknis seperti Dinas Pendidikan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, untuk mendukung kepala daerah dalam menyediakan data yang diperlukan oleh Kementerian guna mempercepat realisasi program-program tersebut.
Dia juga menambahkan, “Program revitalisasi sekolah adalah inisiatif yang sangat baik dan dapat meringankan beban anggaran daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus bersikap proaktif terhadap program ini, terutama di tengah kebijakan penghematan anggaran yang berdampak pada sektor pendidikan.”
Filep menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk memberikan prioritas pada program revitalisasi bagi sekolah-sekolah yang berada di daerah terpencil, seperti yayasan pendidikan yang telah berkontribusi selama bertahun-tahun di Tanah Papua.
➡️ Baca Juga: Tips Memilih Jurusan Komputer untuk Masa Depan
➡️ Baca Juga: Ekspor RI ke Tiongkok Capai US$5,27 Miliar pada Januari 2026, dari Baja hingga Nikel




